SISTEM AC

Air Conditioning

3022010

Pengkondisian Udara

chiller systemAnda merasa kepanasan! lalu tubuh berkeringat atau anda merasa kedinginan lalu tubuh menggigil kedinginan, apa yang terjadi pada diri anda? Mungkin anda diserang demam atau mungkin iklim lingkungan sekitar anda kurang nyaman bagi anda.

Tahukah anda bahwa sensor hipotalamus tubuh anda yang bertindak sebagai termostat sedang bekerja mencoba menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi temperatur lingkungan sekitar dan itu adalah mekanisme alami dan respon normal dari tubuh, pembuluh darah kulit melebar dan tubuh akan mengeluarkan keringat saat mendapat rangsangan suhu panas, keringat akan berevaporasi dipermukaan kulit untuk menurunkan temperatur tubuh dan pada kondisi dingin terjadi mekanisme pengaturan suhu tubuh berupa mengecilnya pembuluh-pembuluh darah dan tegaknya rambut-rambut pada kulit, perasaan dingin atau menggigil jika temperatur lingkungan terlalu ekstrim.

Menurut anda, pantaskah jika kita berada dikantor atau di mall, kita membuka pakaian lalu berkipas-kipas jika kepanasan atau kita berselimut lalu meringkuk dipojok ruangan jika kita kedinginan? Menurut saya itu tidak pantas tapi bila menurut anda itu pantas mungkin anda sedang strees menghadapi cepatnya perubahan iklim lingkungan anda.

 

Sebagian alasan para pakar ahli rekayasa membuat mesin-mesin pengkondisian udara atau mesin refrigerasi (air conditioning) adalah untuk mengatasi ketidak nyamanan terhadap kondisi temperatur udara lingkungan seperti yang disebutkan diatas dimana tujuan pengkondisian udara adalah untuk mendapatkan kenyamanan bagi penghuni yang berada didalam ruangan. Kondisi udara yang dirasakan nyaman oleh tubuh manusia adalah berkisar antara 20 OC hingga 26 OC untuk suhu dan 45% hingga 55% untuk kelembaban dengan kecepatan udara sekitar 0.25 m/s.

Karena kita berada diiklim tropis maka artikel ini hanya membahas tentang mesin-mesin pengkondisian udara yang bekerja sebagai pendinginan (cooling) saja, dimana dibelahan dunia lain pada musim-musim tertentu sistem pengkondisian udara diubah menjadi jenis pemanasan (heather).

skema-acPada prinsipnya sistem kerja pengkondisian udara jenis sirkulasi kompresi uap dari semua jenis kurang lebih hampir sama, jika sebagai pendingin atau penyejuk (air conditioner) maka udara yang panas jenisnya ingin diturunkan dilewatkan melalui unit evaporator dan apa bila difungsikan sebagai pemanas (heat pump) maka udara dilewatkan melalui unit condensor lalu disuplay ke ruangan-ruangan, itu sebabnya di daerah yang memiliki beberapa musim berbeda, mesin-mesin pengkondisian udara memiliki fungsi ganda dalam satu paket, dimusim dingin evaporator diubah menjadi condensor dan condensor diubah menjadi evaporator dan arah aliran fluida refrigerant diubah kearah sebaliknya.

Pengkondisian udara adalah usaha untuk mengatur temperatur dan kelembaban udara agar menghasilkan kenyamanan termal (thermal comfort), pengaturan kondisi udara yang meliputi : Temperatur, Kelembaban, Kualitas dan Sirkulasi atau lebih lengkapnya adalah meliputi pemanasan (heating), pendinginan (cooling), pengaturan kelembaban (humidifying and dehumidifying) dan sirkulasi pertukaran udara (ventilating).

Mesin refrigerasi kompresi uap terdiri atas empat komponen utama, yakni kompresor, kondensor, katup ekspansi atau pipa kapiler dan evaporator. Kondensor dan evaporator sesungguhnya merupakan penukar kalor (heat exchanger) yang berfungsi mempertukarkan kalor diantara dua fluida, yaitu antara refrigerant dengan fluida luar yang pada umumnya berupa air atau udara. Skema mesin refrigerasi diperlihatkan pada gambar Gbr. 1 di atas.

Deskripsi dasar sistem pendingin adalah: Dimulai dari kompresor yang mengkompresikan fluida refrigerant keluar sebagai fluida bertemperatur tinggi, bertekanan tinggi dan gas yang super panas, refrigerant mengalir ke kondensor dan melepaskan kalornya udara (kondensasi) dengan bantuan motor fan (blower) atau air pendingin (tergantung sistem). Kondensor mengubah fluida refrigerant dari gas bersuhu tinggi ke cairan bersuhu hangat. Kemudian mengalir melewati filter untuk memisahkan cairan refrigerant dari bahan lain seperti oli dan lain-lain, kemudian berlanjut ke pipa kapiler, pipa kapiler menerima cairan bertekanan tinggi, mengubahnya menjadi gas jenuh bertekanan rendah atau diekspansi secara irreversibel adiabatik dan mengontrol jumlah fluida refrigerant yang masuk ke dalam evaporator hingga ukurannya tepat (dimampatkan). Gas jenuh memasuki evaporator dimana gas ini berubah menjadi gas dingin “kering” yang kecendrungannya menyerap kalor (panas jenis) dari lingkungannya yang bertemperatur lebih tinggi sehingga efek pendinginan terjadi apabila udara sekitarnya (ruang) disirkulasikan melewati evaporator maka panas jenis (kalor) dari udara akan terserap oleh gas refrigerant secara konveksi, kemudian gas yang menyerap kalor ini kembali masuk ke kompresor untuk dikompresikan lagi dan kondensor melepaskan kalor yang terserap tersebut ke udara luar. Siklus ini terus terjadi berulang-ulang selama aktif karena siklus ini adalah siklus rangkaian tertutup.

Ada beberapa komponen khusus lainnya yang mungkin anda temukan pada rangkaian refrigerasi anda seperti: katup ekspansi termal (termal expansion valve), unloader atau stabilizer, katup solenoid, kaca control fluida, akumulator atau subcoolers.

skema-chiller

Jenis-jenis sistem tata udara yang dikenal secara umum terdiri dari:

    1. Chiller Air Conditioning
      1. Air Cooled Chiller
      2. Water Cooled Chiller
      3. Absorption Chiller
    2. Unitary Air Conditioning
      1. Split Duck Air Conditioning (AC Sentral)
      2. Mini Split Air Conditioning (AC Split)
      3. Room Air Conditioning (RAC atau AC Window)

 

Karena refrigerant berada pada tekanan jenuhnya (tekanan penguapan), maka dia akan mengalami penguapan. Dalam fisika termodinamika menyatakan bahwa penguapan membutuhkan energi, sehingga efek pendinginan oleh mesin refrigerant terjadi karena penyerapan energi termal dari luar evaporator atau disebut juga sebagai panas penguapan. Demikian juga sebaliknya dengan pelepasan panas oleh kondensor disebut sebagai panas kondensasi secara numerik persis sama dengan panas penguapan, tetapi memiliki tanda berlawanan.

Perubahan panas penguapan atau panas yang diserap oleh zat (enthalpy of evaporation) selalu positif, sedangkan perubahan panas kondensasi atau panas yang dilepaskan oleh zat (enthalpy of condensation) selalu negatif.

Entalpi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja. Secara matematis, entalpi dapat dirumuskan sebagai berikut:

Dimana:

H = Entalpi sistem (Joule)

U = Energi Dalam (Joule)

P = Tekanan dari sistem (Pa)

V = Volume sistem (m2)

 

Catatan:

Hukum Pertama Termodinamika: Hukum ini terkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamika tertutup sama dengan total dari jumlah energi kalor yang disuplai ke dalam sistem dan kerja yang dilakukan terhadap sistem.

Kekekalan Energi: Hukum kekekalan energi adalah salah satu dari hukum-hukum kekekalan yang meliputi energi kinetik dan energi potensial. Hukum ini adalah hukum pertama dalam termodinamika. Hukum Kekekalan Energi (Hukum I Termodinamika) berbunyi: “Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain tapi tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan (konversi energi)”.

Enthalpy of Evaporation: Entalpi Evaporasi (ΔHVap), dikenal juga sebagai panas penguapan adalah energi yang dibutuhkan untuk mengubah suatu kuantitas zat menjadi gas. Hal ini sering diukur pada titik didih normal suatu zat; walaupun nilai-nilai tabel biasanya dikoreksi ke 298 OK, koreksi ini sering lebih kecil dari pada ketidakpastian di dalam nilai terukur.

Panas penguapan adalah bergantung pada suhu, meskipun panas konstan penguapan dapat diasumsikan untuk temperatur kecil sampai di bawah kisaran suhu TR << 1O. Panas penguapan berkurang dengan meningkatnya temperatur dan lenyap sama sekali pada temperatur kritis (TR = 1) karena di atas suhu kritis cair dan fase uap tidak lagi berdampingan.

Enthalpy of Condensation : Entalpi Kondensasi dikenal juga sebagai atau panas kondensasi secara numerik persis sama dengan entalpi penguapan, tetapi memiliki tanda berlawanan. Perubahan entalpi penguapan selalu positif (panas yang diserap oleh zat), sedangkan perubahan panas kondensasi selalu negatif (panas yang dilepaskan oleh zat).

Dimensi Satuan biasanya dikutip dalam J/mol atau kJ/mol (panas penguapan molar), kJ/kg atau J/g (panas penguapan spesifik), dan kadang-kadang juga menggunakan kkal/mol, kal/g dan Btu/lb.

GENERATOR SET

Generator Set

18022010

Genset

PerkinDahulu kita mengenal pompa ungkit untuk memaksa cairan keluar dari kedalaman, kemudian kita mengenal pompa rotasi, bila diputar menyebabkan cairan mengalir keluar, semakin cepat kita memutar semakin deras cairan mengalir keluar. Pompa menyebabkan cairan mengalir tetapi tidak membuat cairan tersebut.

Mekanisme tersebut dapat dianalogikan sebagai generator, sebab generator tidak benar-benar menciptakan energi listrik, tetapi menggunakan energi mekanik untuk memaksa pergerakan muatan listrik timbul dalam kawat dari kumparan.Dalam era modern, perkembangan dunia industri semakin pesat dan tak dapat dipungkiri, hampir semua kebutuhan manusia mulai dari sandang, pangan dan kebutuhan skunder lainnya telah diproduksi massal di pabrik-pabrik industri. Seiring dengan perkembangan industrialisasi tersebut maka kebutuhan akan daya listrik juga semakin meningkat tajam.

Ketika terjadi kegagalan daya atau pemadaman pada catu daya utama maka saat itu dibutuhkan pasokan daya listrik cadangan dan pada kondisi tersebut diharapkan daya listrik cadangan dapat mensuplai energi listrik terutama untuk beban-beban prioritas.

Mulai dari artikel ini akan dibahas sebagian dari fungsi generator listrik dan peralatan-peralatan yang mengitarinya mulai dari prime mover mesin diesel sampai panel distribusinya (main
distribution panel
).

Genset umumnya digunakan sebagai sistem pemasok(supply) daya listrik (PLTD) dan juga sebagai sistem pemasok daya listrik cadangan atau sebagai sumber daya listrik yang tergantung atas kebutuhan pemakai (off-grid).

Satu generator set lengkap terdiri dari beberapa bagian, antara lain adalah:

 

    1. Prime mover atau pengerak mula, dalam hal ini mesin diesel (diesel engine)
    2. Generator Arus Bolak-balik (Synchronous Generator)
    3. Dinamo Stater (Starting Motor)
    4. Generator Arus Searah (Exiter)
    5. Baterai dan Battery Charger
    6. AVR (Automatic Voltage Regulation)
    7. Panel ACOS (Automatic Change Over Switch)
    8. ATS (Automatic Transfer Switch)
    9. AMF (Automatic Main Failure)
    10. Pengaman untuk Peralatan (Proteksi)
    11. Perlengkapan Instalasi Tenaga

 

Prime Mover

perkin.jpgMesin diesel termasuk mesin dengan pembakaran dalam atau disebut dengan motor bakar (internal combustion engine), ditinjau dari cara memperoleh energi termalnya (energi panas). Untuk membangkitkan energi listrik, sebuah mesin diesel dihubungkan dengan generator dalam satu poros atau poros dari mesin diesel dikopel dengan poros generator dimana mesin diesel bertindak sebagai prime mover atau penggerak mula untuk memutar rotor generator.

Keuntungan pemakaian mesin diesel sebagai penggerak mula:

 

    1. Desain dan instalasi relatif sederhana
    2. Peralatan bantu (Auxilary equipment) relatif sederhana
    3. Waktu pembebanan relatif singkat

 

Kerugian pemakaian mesin diesel sebagai Penggerak mula:

 

    1. Mesin sangat berat karena harus dapat menahan getaran serta kompresi yang tinggi
    2. Starting awal berat, karena kompresinya tinggi yaitu sekitar 300 bar (30 Mpa, 4.400 psi)
    3. Semakin besar daya maka mesin diesel tersebut dimensinya makin besar pula, hal tersebut menyebabkan kesulitan jika daya mesinnya sangat besar
    4. Konsumsi bahan bakar menggunakan bahan bakar minyak fosil yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar jenis lainnya, seperti gas dan batubara.

 

Prime mover atau penggerak mula merupakan mesin yang berfungsi menghasilkan energi mekanis untuk memutar rotor generator. Pada mesin diesel (diesel engine) terjadi penyalaan sendiri, karena proses kerjanya berdasarkan pencampuran udara murni yang dikompresikan di dalam silinder hingga mencapai tekanan ± 30 atm, sehingga temperatur di dalam silinder naik dan pada saat yang bersamaan bahan bakar diesel atau solar(beberapa dipanaskan oleh heather glow plug) diinjeksikan melalui nozzle injektor ke dalam silinder dengan tekanan yang cukup tinggi sekitar 100 bar (10 Mpa, 1.500 psi) sehingga ruang bakar (combustion chamber) mendapat tekanan sampai suhu titik nyala bahan bakar diesel tersebut sehingga bahan bakar terbakar dengan sendirinya.

Dengan terbakarnya bahan bakar tersebut maka piston (seher atau torak) mendapat cukup energi untuk melakukan usaha karena tekanan gas hasil pembakaran bahan bakar dengan udara murni tersebut akan mendorong piston yang terhubung dengan poros engkol (crank shaft)melalui batang torak sehingga bergerak menuju titik mati bawah (TMB), setelah itu piston tersebut bergerak kembali menuju titik mati atas (TMA) sambil menekan gas buang sisa pembakaran keluar melalui knalpot (exhaust manifold), setelah TMA tercapai piston bergerak kembali menuju TMB sambil menghisap udara murni lalu bergerak kembali menuju TMA sambil melakukan kompresi dan kemudian bahan bakar diinjeksikan kembali, satu siklus telah tercapai, gerak bolak-balik piston diubah menjadi gerak rotasi oleh crank shaft dan sebaliknya gerak rotasi crank shaft yang terhubung dengan fly wheel juga berubah menjadi gerak bolak-balik piston setelah langkah kompresi, siklus tersebut terjadi secara berulang menyebabkan piston terus bergerak bolak-balik dan crank shaft berputar mengikuti fungsi dari langkah sehingga mesin tersebut dinamakan mesin reciprocating.

Dan untuk mesin multi silinder memiliki urutan pembakaran (firing order) untuk menjaga keseimbangan mesin dan mencegah agar crank shaft tidak terpuntir hingga bengkok atau patah yang dapat mengakibatkan mesin menjadi macet dan silinder pecah.

Berdasarkan sistim kerja injeksinya, motor diesel dibedakan menjadi dua, yaitu injeksi langsung ke ruang bakar diatas piston (direct injection) dan injeksi bahan bakar ke dalam ruang khusus yang berhubungan langsung dengan ruang bakar dimana piston berada sehingga dinamakan injeksi tidak langsung (indirect injection).

Sistem starting atau proses untuk mengoperasikan mesin diesel dibagi menjadi 3 macam sistem starting yaitu:

    1. Sistem Start Manual
    2. Sistem Start Elektrik
    3. Sistem Start Kompresi

 

Sistem Start Manual:
Sistem start ini dipakai untuk mesin diesel dengan daya mesin yang relatif kecil yaitu < 30 PK. Cara untuk menghidupkan mesin diesel pada sistem ini adalah dengan menggunakan penggerak engkol start pada poros engkol atau poros hubung yang akan digerakkan oleh tenaga manusia. Jadi sistem start ini sangat bergantung pada faktor manusia sebagai operatornya.

Sistem Start Elektrik : Sistem ini dipakai oleh mesin diesel yang memiliki daya sedang yaitu < 500 PK. Sistem ini menggunakan motor DC dengan suplai listrik dari baterai/accu 12 atau 24 volt untuk menstart diesel. Saat start, motor DC mendapat suplai listrik dari baterai atau accu dan menghasilkan torsi yang dipakai untuk menggerakkan diesel sampai mencapai putaran tertentu. Baterai atau accu yang dipakai harus dapat dipakai untuk menstart sebanyak 6 kali tanpa diisi kembali, karena arus start yang dibutuhkan motor DC cukup besar maka dipakai dinamo yang berfungsi sebagai generator DC. Pengisian ulang baterai atau accu digunakan alat bantu berupa battery charger dan pengaman tegangan. Pada saat diesel tidak bekerja maka battery charger mendapat suplai listrik dari PLN, sedangkan pada saat diesel bekerja maka suplai dari battery charger didapat dari generator. Fungsi dari pengaman tegangan adalah untuk memonitor tegangan baterai atau accu. Sehingga apabila tegangan dari baterai atau accu sudah mencapai 12/24 volt, yang merupakan tegangan standarnya, maka hubungan antara battery charger dengan baterai atau accu akan diputus oleh pengaman tegangan.

Sistem Start Kompresi : Sistem start ini dipakai oleh diesel yang memiliki daya besar yaitu > 500 PK. Sistem ini memakai motor dengan udara bertekanan tinggi untuk start dari mesin diesel. Cara kerjanya yaitu dengan menyimpan udara ke dalam suatu botol udara. Kemudian udara tersebut dikompresi sehingga menjadi udara panas dan bahan bakar solar dimasukkan ke dalam Fuel Injection Pump serta disemprotkan lewat nozzle dengan tekanan tinggi. Akibatnya akan terjadi pengkabutan dan pembakaran di ruang bakar. Pada saat tekanan di dalam tabung turun sampai batas minimum yang ditentukan, maka kompressor akan secara otomatis menaikkan tekanan udara di dalam tabung hingga tekanan dalam tabung mencukupi dan siap dipakai untuk melakukan starting mesin diesel.

Generator

generator.jpgPada umumnya generator sebagai pembangkit tenaga listrik terdiri dari dua jenis, yaitu generator tak sinkron (asynchronous generator) dan generator sinkron (synchcronous generator).

Generator tak sinkron semakin jarang digunakan sebagai pembangkit energi listrik tetapi kadang digunakan sebagai pengereman generatif, yaitu bila motor tak sinkron berputar melebihi putaran sinkronnya maka secara otomatis motor bekerja sebagai generator dan berlangsung proses pengereman.

Generator sinkron disebut juga sebagai generator arus bolak-balik (alternating current generator) atau alternator yang banyak digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik dan merupakan konverter terbesar di dunia. Fungsi generator sinkron adalah mengkonversi tenaga mekanis dari penggerak mulanya menjadi tenaga listrik arus bolak-balik. Kumparan jangkar ditempatkan pada rotor sedangkan kumparan medan ditempatkan pada stator, akan tetapi pada generator sinkron pembangkit kapasitas besar berlaku sebaliknya dengan alasan:

 

    1. Belitan jangkar lebih kompleks dari belitan medan sehingga lebih mudah dan lebih terjamin ditempatkan pada struktur diam dan tegar
    2. Lebih mudah mengisolasi dan melindungi belitan jangkar terhadap tegangan tinggi
    3. Pendinginan belitan jangkar lebih mudah karena inti stator yang dibuat cukup besar sehingga dapat didinginkan dengan udara paksa
    4. Belitan medan mempunyai tegangan rendah sehingga dapat efisien dipakai pada kecepatan tinggi.

Generator sinkron dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

    1. Generator sinkron 1 phasa
    2. Generator sinkron 3 phasa

 

Prinsip kerja generator sinkron

Generator sinkron diklasifikasikan sebagai mesin sinkron yang prinsip kerjanya berdasarkan induksi elektromagnetik, dimana setelah rotor diputar oleh prime mover sehingga kutup-kutup yang ada pada rotor ikut berputar dan jika kumparan kutup diberi arus searah maka pada permukaan kutup akan timbul medan magnet (garis gaya fluks) yang berputar yang kecepatannya sama dengan putaran kutup (synchronous).

Garis-garis gaya fluks yang berputar tersebut akan memotong kumparan jangkar yang ada dictator sehingga pada kumparan jangkar tersebut timbul EMF atau GGL atau tegangan induksi. Frekuensi EMF (GGL) atau tegangan induksi tersebut mengikuti persamaan:


, Dengan: P = banyaknya kutub, N = kecepatan putar (rpm)

Oleh karena frekuensi dari tegangan induksi tersebut di Indonesia audah tertentu yakni 50 Hz dan jumlah kutub selalu genap maka putaran kutub/putaran rotor/putaran penggerak mula sudah tertentu.

Besarnya tegangan induksi yang timbul pada kumparan jangkar yang ada di stator akan mengikuti persamaan :

Dengan:
kc = factor kisar,
kd = factor distribusi,
f = frekuensi dalam Hz atau cps,
φ = fluks/kutub dalam weber,
T = banyaknya lilitan/fase = ½ Z, dengan Z adalah banyaknya sisi lilitan
per-fase, satu lilitan ada dua sisi.

Contoh 01 : Hitung kecepatan dan tegangan perfase serta tegangan antara fase dari suatu generator serempak 4 kutub, tiga fase 50 Hz, hubungan Y dengan 36 alur (slot), tiap slot berisi 30 penghantar (sisi lilitan). Fluks per kutub 0,05 Weber terdistribusi sinusoidal.

Penyelesaian :

Contoh 02 : Suatu generator serempak tiga fase, 4 kutub, 50 Hz mempunyai 15 alur perkutub, tiap alur berisi 10 penghantar. Setiap penghantar dari tiap fase dihubungkan seri dengan factor distribusi 0,95 dan factor kisar 1. Pada waktu beban nol, EMF antara fase 1825 volt, hitung fluks perkutub.

Penyelesaian :

CARA KERJA MESIN DIESEL

Sistem Mesin Diesel

Sistem Pendukung Mesin

engineMesin secara umum memerlukan sistem pendukung agar dapat beroperasi dengan baik dan tanpa mengalami gangguan yang berarti dan tiap unit bagian mesin harus mendapat perawatan secara simultan dan continue. Secara umum sistem pendukung pada mesin tersebut dibagi menjadi 5 bagian utama, yaitu:

  1. Pelumasan (Lubrication)
  2. Injeksi Bahan Bakar (Fuel Injection)
  3. Pendinginan (Cooling)
  4. Asupan Udara (Air Intake)
  5. Saluran Buang (Exhaust)

 

Sistem Pelumasan Mesin

Mesin pembakaran dalam (internal combustion) tidak dapat berjalan jika bagian-bagian yang bergerak yang terdiri dari logam-logam diperbolehkan saling kontak tanpa lapisan pelumas. Panas yang dihasilkan luar biasa karena jumlah gesekan akan mencairkan logam, menuju kehancuran mesin.

lubricantUntuk mencegah hal ini, semua bagian mesin yang bergerak harus dilapisi minyak pelumas yang dipompa ke semua bagian mesin yang bergerak.

Umumnya pelumas mesin menggunakan olie yang kekentalannya (viskositas) menggunakan satuan SAE, fungsi dari pelumas tersebut adalah untuk mengurangi gesekan dan getaran antar bagian-bagian yang bergerak, melindungi mesin dari keausan, menyerap panas dan gesekan yang dihasilkan oleh bantalan mesin yang bergerak.

Untuk memastikan agar bagian-bagian mesin yang bergerak terlumasi dengan baik maka perawatan dan pengecekan rutin (schedule) perlu dilakukan agar sirkulasi pelumasan mesin tidak terhambat dan tersumbat. Minyak pelumas ditampung dan disimpan di bak olie (oil carter) dimana telah terdapat satu atau lebih pompa oli, pompa melalui pipa menghisap olie dari bak oli dan memompanya ke saluran-saluran pembagi setelah terlebih dahulu melewati filter olie dan pendingin olie.

Dari saluran-saluran pembagi, minyak pelumas yang telah didinginkan tersebut disalurkan untuk melumasi permukaan bantalan, poros engkol, roda gigi, silinder, pegas dan bagian yang bergerak lainnya. Minyak pelumas yang mengalir dari tempat-tempat pelumasan kemudian kembali ke dalam bak olie lagi melalui saluran kembali dan kemudian dihisap oleh pompa olie untuk disalurkan kembali dan begitu seterusnya.

Sistem Bahan Bakar Mesin

Semua mesin diesel memerlukan sebuah metode penyimpanan dan penyampaian bahan bakar ke mesin. Karena mesin diesel mengandalkan injector yang komponennya sangat presisi dengan toleransi sangat ketat dan sangat kecil lubang injeksinya, bahan bakar dikirim ke mesin harus sangat bersih dan bebas dari kontaminan. Keharusan sistem bahan bakar tidak hanya menyampaikan bahan bakar, tetapi juga menjamin kebersihan bahan bakar tersebut.

Hal ini biasanya dilakukan melalui serangkaian filter in-line. Umumnya, bahan bakar akan disaring lebih dulu di luar mesin dan bahan bakar akan melalui setidaknya satu lagi filter internal mesin, biasanya terletak di garis setiap injektor bahan bakar. Dalam mesin diesel, sistem bahan bakar jauh lebih kompleks dari pada sistem bahan bakar mesin bensin yang lebih sederhana karena bahan bakar mesin diesel yang melayani dua tujuan. Satu tujuan yang jelas adalah sebagai pemasok bahan bakar untuk menjalankan mesin dan yang lainnya bertindak sebagai pendingin injector.

Untuk memenuhi tujuan kedua ini, bahan bakar terus menerus mengalir melalui sistem bahan bakar mesin (engine’s fuel system) dengan laju aliran yang jauh lebih tinggi dari yang dibutuhkan untuk hanya menjalankan mesin, contoh saluran bahan bakar ditunjukkan pada gambar. Bahan bakar yang berlebih disalurkan kembali ke pompa bahan bakar (fuel pump) atau tangki penyimpanan tergantung pada aplikasi sistem bahan bakar.

Sistem Pendinginan Mesin

radiatorHampir semua mesin diesel mengandalkan sistem pendingin cair untuk mentransfer panas keluar dari blok dan dari dalam mesin seperti yang ditunjukkan pada Gambar. Sistem pendingin terdiri dari loop tertutup yang hampir sama dengan mesin-mesin mobil dan mengandung komponen-komponen utama seperti: pompa air (water pump), radiator (heat exchanger), termostat, jaket air yang terdiri dari bagian-bagian pendingin di blok dan kepala silinder (cylinder head).

Hanya sebagian dari energi yang terkandung dalam bahan bakar yang diberikan pada mesin dapat diubah menjadi tenaga mekanik sedang sebagian lagi tersisa sebagai panas. Panas yang tersisa tersebut akan diserap oleh bahan pendingin yang ada pada dinding-dinding bagian blok silinder yang membentuk ruang pembakaran, demikian pula bagian-bagian dari kepala silinder didinginkan dengan air. Sedangkan untuk piston didinginkan dengan minyak pelumas dan panas yang diresap oleh minyak pelumas itu kemudian disalurkan melewati pendingin minyak.

Sistem Asupan Udara

air-intakeKarena mesin diesel memerlukan toleransi ketat untuk mencapai rasio kompresi dan karena kebanyakan mesin diesel baik turbo diesel (turbocharging or supercharging), mengasup udara yang masuk ke mesin harus bersih, bebas dari kotoran dan sedingin mungkin. Untuk meningkatkan efesiensi turbocharged atau supercharged mesin, udara terkompresi harus didinginkan setelah dikompresi. Sistem asupan udara (air intake system) dirancang untuk melaksanakan tugas ini (turbocharging dan supercharging dibahas kemudian).

Sistem asupan udara bervariasi tapi biasanya salah satu dari dua jenis, basah atau kering.Dalam sistem asupan filter basah, seperti yang ditunjukkan pada gambar, udara dihisap atau digelembungkan melalui rumah filter yang mengandung minyak sehingga kotoran dalam udara dihilangkan dengan minyak dalam proses penyaring. Udara kemudian mengalir melalui sebuah bahan screentip untuk memastikan setiap minyak yang terbawa dipisahkan dari udara.

Dalam sistem filter kering, kertas, kain atau bahan screen logam digunakan untuk menangkap dan menjebak kotoran sebelum memasuki mesin, mirip dengan tipe yang digunakan dalam mesin mobil. Selain membersihkan udara, sistem asupan udara biasanya didesain untuk mengasup udara segar sejauh mungkin dari mesin, biasanya dari luar ruangan mesin, agar pasokan udara untuk asupan mesin belum terpanaskan oleh panas dari mesin itu sendiri.Alasan untuk memastikan agar suplai udara sedingin mungkin adalah karena udara dingin lebih padat dari pada udara panas.

Ini artinya bahwa persatuan volume udara sejuk memiliki lebih banyak oksigen dari pada udara panas. Dengan demikian udara sejuk memberikan lebih banyak oksigen untuk tiap silinder dari pada udara panas. Lebih banyak oksigen berakibat pembakaran bahan bakar lebih efisien dan lebih bertenaga.

Setelah disaring, udara disalurkan oleh sistem asupan ke intake manifold mesin atau kotak udara. Manifold atau kotak udara adalah komponen yang mengarahkan udara segar ke masing-masing katup isap mesin. Jika mesin turbocharge atau supercharge, udara segar akan dikompresi dengan blower dan mungkin didinginkan sebelum memasuki saluran udara masuk (intake manifold). Sistem asupan juga berfungsi untuk mengurangi kebisingan aliran udara.

Turbocharger

turboTurbocharging sebuah mesin terjadi ketika gas-gas buang mesin dipaksa melalui turbin atau impeller yang berputar dan terhubung dengan impeller kedua yang terletak di sistem asupan udara segar. Impeler di sistem asupan udara segar memampatkan udara segar.

Udara terkompresi melayani dua fungsi:
Fungsi Pertama, meningkatkan daya tersedia mesin dengan meningkatkan jumlah maksimum oksigen yang dipaksa masuk ke dalam setiap silinder. Hal ini memungkinkan jika lebih banyak bahan bakar diinjeksikan sehingga lebih besar tenaga yang diproduksi oleh mesin. Fungsi Kedua adalah untuk meningkatkan tekanan asupan. Hal ini meningkatkan pembilasan terhadap gas buang keluar dari silinder.

Turbocharging umumnya ditemukan pada mesin empat langkah berdaya tinggi. Ini juga dapat digunakan pada mesin dua tak di mana peningkatan tekanan asupan yang dihasilkan oleh turbocharger diperlukan untuk memaksa muatan udara segar ke dalam silinder dan membantu menekan gas buang keluar dari silinder.

Supercharger

Supercharging mesin melakukan fungsi yang sama dengan turbocharging mesin. Perbedaannya hanya pada sumber daya yang digunakan untuk menggerakkan perangkat yang memampatkan udara segar masuk. Dalam sebuah mesin supercharger, udara biasanya dikompresi di dalam alat yang disebut blower.

Blower digerakkan langsung melalui roda gigi dari crankshaft mesin. Jenis yang paling umum dari blower menggunakan dua rotor berputar untuk menekan udara. Supercharging lebih umum ditemukan di mesin dua langkah di mana tekanan yang lebih tinggi dari supercharger mampu menghasilkan sesuai dengan yang diperlukan.

Sistem Pembuangan Mesin

exhaust

Sistem pembuangan mesin diesel melakukan tiga fungsi: Pertama, saluran sistem pembuangan yang melewatkan gas-gas pembakaran dari mesin, di mana mereka ditipiskan oleh atmosfer setelah sebelumnya dicampur dengan air. Hal ini dilakukan didaerah sekitar mesin ditempatkan. Kedua, batas sistem pembuangan dan saluran gas-gas ke turbocharger, jika digunakan. Ketiga, sistem pembuangan yang memberikan peredaman knalpot (muffler) digunakan untuk mengurangi kebisingan mesin.

TEORI MESIN DIESEL

Diesel berasal dari nama seorang insinyur dari Jerman yang menemukan mesin ini pada tahun 1893, yaitu Dr. Rudolf Diesel. Ia mendapatkan paten (RP 67207) berjudul ‘Arbeitsverfahren und für Ausführungsart Verbrennungsmaschinen’. Pada waktu itu mesin tersebut tergantung pada panas yang dihasilkan ketika kompresi untuk menyalakan bahan bakar. Bahan bakar ini diteruskan ke silinder oleh tekanan udara pada akhir kompresi.

Pada tahun 1924, Robert Bosch, seorang insinyur dari Jerman, mencoba mengembangkan pompa injeksi daripada menggunakan metode tekanan udara yang akhirnya berhasil menyempurnakan ide dari Rudolf Diesel. Keberhasilan Robert Bosch dengan mesin dieselnya tersebut sampai saat ini digunakan oleh masyarakat.

1. Prinsip Kerja Mesin Diesel

Mesin/motor diesel (diesel engine) merupakan salah satu bentuk motor pembakaran dalam (internal combustion engine) di samping motor bensin dan turbin gas. Motor diesel disebut dengan motor penyalaan kompresi (compression ignition engine) karena penyalaan bahan bakarnya diakibatkan oleh suhu kompresi udara dalam ruang bakar. Dilain pihak motor bensin disebut motor penyalaan busi (spark ignition engine) karena penyalaan bahan bakar diakibatkan oleh percikan bunga api listrik dari busi.

Cara pembakaran dan pengatomisasian (atomizing) bahan bakar pada motor diesel tidak sama dengan motor bensin. Pada motor bensin campuran bahan bakar dan udara melelui karburator dimasukkan ke dalam silinder dan dibakar oleh nyala listrik dari busi. Pada motor diesel yang diisap oleh torak dan dimasukkan ke dalam ruang bakar hanya udara, yang selanjutnya udara tersebut dikompresikan sampai mencapai suhu dan tekanan yang tinggi. Beberapa saat sebelum torak mencapai titik mati atas (TMA) bahan bakar solar diinjeksikan ke dalam ruang bakar.      Dengan suhu dan tekanan udara dalam silinder yang cukup tinggi maka partikel-partikel bahan bakar akan menyala dengan sendirinya sehingga membentuk proses pembakaran. Agar bahan bakar solar dapat terbakar sendiri, maka diperlukan rasio kompresi 15-22 dan suhu udara kompresi kira-kira 600ºC.

Meskipun untuk motor diesel tidak diperlukan system pengapian seperti halnya pada motor bensin, namun dalam motor diesel diperlukan sistem injeksi bahan bakar yang  berupapompa injeksi (injection pump) dan pengabut (injector) serta perlengkapan bantu lain. Bahan bakar yang disemprotkan harus mempunyai sifat dapat terbakar sendiri (self ignition).

2. Perbedaan Utama Mesin Diesel Dan Mesin Bensin

Motor diesel dan motor bensin mempunyai beberapa perbedaan utama, bila ditinjau dari beberapa item di bawah ini, yaitu (lihat Tabel 1)

 1.Tabel_1

Motor diesel juga mempunyai keuntungan dibanding motor bensin, yaitu:

a.  Pemakaian bahan bakar lebih hemat, karena efisiensi panas lebih baik, biaya operasi lebih hemat karena solar lebih murah.
b.  Daya tahan lebih lama dan gangguan lebih sedikit, karena tidak menggunakan sistem pengapian
c.  Jenis bahan bakar yang digunakan lebih banyak
d.  Operasi lebih mudah dan cocok untuk kendaraan besar, karena variasi momen yang terjadi pada perubahan tingkat kecepatan lebih kecil.

Secara singkat prinsip kerja motor diesel 4 tak adalah sebagai berikut:

a. Langkah isap, yaitu waktu torak bergerak dari TMA ke TMB. Udara diisap melalui katup isap sedangkan katup buang tertutup.
b. Langkah kompresi, yaitu ketika torak bergerak dari TMB ke TMA dengan memampatkan udara yang diisap, karena kedua katup isap dan katup buang tertutup, sehingga tekanan dan suhu udara dalam silinder tersebut akan naik.
c. Langkah usaha, ketika katup isap dan katup buang masih tertutup, partikel bahan bakar yang disemprotkan oleh pengabut bercampur dengan udara bertekanan dan suhu tinggi, sehingga terjadilah pembakaran. Pada langkah ini torak mulai bergerak dari TMA ke TMB karena pembakaran berlangsung bertahap.
d. Langkah buang, ketika torak bergerak terus dari TMA ke TMB dengan katup isap tertutup dan katup buang terbuka, sehingga gas bekas pembakaran terdorong keluar.

3.Prinisp_Kerja_Motor_4_Tak

3. Proses pembakaran mesin diesel

Proses pembakaran dibagi menjadi 4 periode:

a)    Periode 1: Waktu pembakaran tertunda (ignition delay) (A -B) Pada periode ini disebut fase persiapan pembakaran, karena partikel-partikel bahan bakar yang diinjeksikan bercampur dengan udara di dalam silinder agar mudah terbakar.

b)    Periode 2: Perambatan api (B-C) Pada periode 2 ini campuran bahan bakar dan udara tersebut akan terbakar di beberapa tempat. Nyala api akan merambat dengan kecepatan tinggi sehingga seolah-olah campuran terbakar sekaligus, sehingga menyebabkan tekanan dalam silinder naik. Periode ini sering disebut periode ini sering disebut pembakaran letup.

c)    Periode 3: Pembakaran langsung (C-D) Akibat nyala api dalam silinder, maka bahan bakar yang diinjeksikan langsung terbakar. Pembakaran langsung ini dapat dikontrol dari jumlah bahan bakar yang diinjeksikan, sehingga periode ini sering disebut periode pembakaran dikontrol.

d)    Periode 4: Pembakaran lanjut (D-E) Injeksi berakhir di titik D, tetapi bahan bakar belum terbakar semua. Jadi walaupun injeksi telah berakhir, pembakaran masih tetap berlangsung. Bila pembakaran lanjut terlalu lama, temperatur gas buang akan tinggi menyebabkan efisiensi panas turun.

4.Pembakaran

Bentuk ruang bakar mesin diesel

Ruang bakar pada motor diesel lebih rumit disbanding ruang bakar motor bensin. Bentuk ruang bakar pada motor diesel sangat menentukan kemampuan mesin, sebab ruang bakar tersebut direncanakan dengan tujuan agar campuran bahan udara dan bahan bakar menjadi homogen dan mudah terbakar sekaligus.

Ruang bakar motor diesel digolongkan menjadi 2 tipe, yaitu:

a.    Tipe ruang bakar langsung (direct combustion chamber)
b.    Tipe ruang bakar tambahan (auxiliary combustion chamber)

Tipe ruang bakar tambahan terdapat 3 macam, yaitu:

1.    Ruang bakar kamar muka (precombustion chamber)
2.    Ruang bakar pusar (swirl chamber)
3.    Ruang bakar air cell (Air cell combustion chamber)

5.Ruang_Bakar_langsung

Ruang Bakar Langsung

Keuntungan ruang bakar langsung adalah: (1) efisiensi panas lebih tingi, pemakaian bahan bakar lebih hemat karena bentuk ruang bakar yang sederhana, (2) start dapat mudah dilakukan pada waktu mesin dingin tanpa menggunakan alat bantu start busi pijar (glow plug), dan (3) cocok untuk mesinmesin besar karena konstruksi kepala silinder sederhana.

Kerugian ruang bakar langsung adalah: (1) memerlukan kualitas bahan bakar yang baik, (2) memerlukan tekanan injeksi yang lebih tinggi, (3) sering terjadi gangguan nozzle, umur nozzle lebih pendek karena menggunakan nozzle lubang banyak (multiple hole nozzle), dan (4) dibandingkan dengan jenis ruang bakar tambahan, turbulensi lebih lemah, jadi sukar untuk kecepatan tinggi.

6.engine

7.engine

4. Komponen-komponen Mesin Diesel

Komponen-komponen mesin Diesel tidak berbeda jauh dengan komponen mesin bensin. Kumpulan dari komponen-komponen (elemen) tersebut membentuk satu kesatuan dan saling bekerja sama disebut dengan engineEngine tersebut akan bekerja dan menghasilkan tenaga dari proses pembakaran kemudian mengubahnya menjadi energi gerak serta mengubah gerak lurus piston menjadi gerak putar. Engine merupakan bagian utama untuk penggerek dalam rangkaian kendaraan. Sebagian besar dari kendaraan menggunakan model pembakaran dalam (Combussion Engine). Pada model tersebut proses pembakaran terjadi didalam silinder. Pada siklus kerja pembakaran, setelah didapat udara untuk dimampatkan dalam silinder oleh piston, bahan bakar (solar) disemprotkan kedalam silinder dengan menggunakan Fuel Injector, maka terjadilah proses pembakaran dan ekspansi dari proses tersebut menghasilkan tenaga. Dalam rangkaian mesin terdapat beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan untuk menghasilkan tenaga. Komponen-komponen tersebut adalah :

4.1. Crankcase dan Cyclinder Sleeve

Crankcase atau bak engkol ditempatkan dibawah bagian blok silinder. Pada bagian atasnya dibuat sedemikian rupa untuk tempat poros engkol (crankshaft) yang ditumpu oleh bantalan-bantalan. Crankcase dibuat dari cast iron dan dibentuk rigid dengan konsentrasi tegangan dan perubahan bentuk yang sangat kecil. Cyclinder sleeve adalah dinding silinder atau dinding tempat pembakaran yang mempunyai permukaan halus.

8.Crank_Case

4.2. Piston dan Ring Piston

Piston adalah komponen yang berfungsi untuk menerima tekanan atau ekspansi pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui connecting rod. Komponen yang menghubungkan antara piston dengan connecting rod disebut piston pin. Untuk mencegah agar tidak terjadi kebocoran antara piston dengan dinding silinder dan masuknya minyak pelumas keruang bakar, maka pada bagian atas piston dipasang tiga buah ring piston yaitu dua ring untuk kompresi dan satu ring untuk pelumasan. Piston harus mempunyai sifat tahan terhadap tekanan tinggi dan dapat bekerja dalam kecepatan tinggi.

Pada mesin Colt Diesel ini, piston dibuat dari bahan alluminium alloys casting yang mempunyai sisi atau clereance antara piston dengan cyclinder sleevePiston pinyang digunakan adalah full floating, dimana tidak bebas bergerak terhadap piston pin, tetapi bebas bergerak terhadap conecting rod.

Piston ring berfungsi sebagai seal perapat untuk mencegah terjadinya kebocoran antara piston dengan dinding silinder dan mencegah masuknya minyak pelumas kedalam ruang bakar serta memindahkan sebagian besar panas piston ke dinding silinder.

Piston ring terbuat dari special cast iron dan diberi cut joint untuk memudahkan pemasangan kedalam alur yang terdapat pada piston. Untuk mesin Colt Diesel ini, permukaan setiap ring yang bergesekan adalah hard chrome plated, kecuali untuk yang kedua. Pada piston terdapat tiga ring yang terpasang, yaitu dua compression ring dan satu oil ringCompression ring berfungsi untuk mencegah kebocoran gas selama langkah kompresi dan langkah kerja, sedangkan oil ring berfungsi untuk mengikis kelebihan minyak pelumas dari dinding silinder dan mencegahnya masuk kedalam ruang bakar.

9.Piston_Ring

Keterangan gambar 7 :

1. Piston
2. Oil Ring
3. nd Compression Ring
4. st Compression Ring

4.3.  Connecting Rod dan Connecting Rod Bearing

Connecting rod adalah bagian yang menghubungkan antara piston dengan crankshaftConnecting rod ini secara berulang-ulang bekerja dengan penuh kekuatan menerima beban. Oleh karena itu connecting rod dibuat dari bahan baja spesial.

Connecting rod bearing terdiri dari dua jenis yaitu jenis bearing model sisipan (insert bearing) dan jenis bearing model tuangan. Pada umumnya bearing model sisipan banyak digunakan karena dapat dipasang dengan tepat dan dapat diganti apabila rusak.

10.Rod

Keterangan gambar 8 :

  1. Connecting Rod Bushing 5.   Upper Connecting Rod Bearing
  2. Connecting Rod 6.   Lower Connecting Rod Bearing
  3. Connecting Rod Cap A.  Tanda Untuk Meluruskan
  4. Connecting Rod Bolt B.   Mass Mark

4.4. Crankshaft

Crankshaft mempunyai tugas penting mengubah gerak lurus menjadi gerak putar. Pada Colt Diesel ini, crankshaft yang digunakan adalah highly rigid die forging integral dengan balance weightBalance weight dipasang untuk menjamin keseimbangan perputarannya. Pada ujung depan crankshaft, terdapat crankshaft pulleydan crankshaft gear yang diikat dengan baut. Crankshaft pulley memutar alternator dan water pump melalui V-Belt.

Pada mesin Colt Diesel ini, bahan main bearing terbuat dari bahan paduan khusus kelmet, yaitu bahan yang terbuat dari steel backing dengan campuran tembaga dan timah sebagai lapisannya. Lapisan ini lebih keras dari logam putih dan lebih tahan terhadap panas. Upper main bearing mempunyai oil groove dan lubang oilyang segaris dengan lubang oil pada crankshaft.

11.Crank_Shaft

4.5. Flywheel

Flywheel merupakan piringan yang terbuat dari cast iron dan dibaut pada ujung crankshaftCrankshaft hanya mendapatkan tenaga putaran dari langkah kerja saja. Agar crankshaft dapat bekerja pada langkah lainnya, crankshaft harus dapat menyimpan daya putaran yang diperolehnya. Bagian yang menyimpan tenaga putaran ini adalah flywheel. Pada sekeliling flywheel dipasang ring gear yang berhubungan dengan starter pinion.

12.Fly_Wheel

4.6. Mekanisme Katup

Bagian-bagian yang menggerakkan membuka dan menutup katup pada waktu yang teratur disebut mekanisme katup. Mekanisme katup dibagi dalam beberapa susunan katup yaitu jenis katup sisi (side valve) dan jenis katup kepala (overhead valve). Pada mesin Colt Diesel ini katup yang digunakan adalah jenis overhead valve.

Bagian-bagian yang terdapat dalam mekanisme katup antara lain adalah sebagai berikut :

  • Kepala Katup: Merupakan bagian katup yang mempunyai bentuk kerucut 45o atau  30o. Bila katup tertutup, katup akan menempel dengan rapat pada kedudukan katup. Kepala katup dibuat dalam berbagai bentuk untuk mengurangi tahanan hisap dan menyempurnakan pendinginan.
  • Batang Katup: Batang katup dibuat untuk bergerak didalam penghantar batang katup, karena itulah katup harus dapat bergerak dengan baik. Pada bagian bawah batang katup terdapat alur untuk tempat penahanan pegas.
  • Pegas Katup: Pegas katup adalah pegas spiral yang bekerja menutupkan katup. Kebanyakan mesin dilengkapi dengan satu pegas katup pada setiap katup, tetapi ada juga yang menggunakan dua buah pegas yang mempunyai tegangan yang berbeda. Apabila tegangan pegas lemah, kemungkinan gas akan keluar dari katup dan tenaga mesin menjadi berkurang.
  • Push Rod: Push rod merupakan bagian batang kecil yang menghubungkan rocker arm dan valve lifter, yang berfungsi memindahkan gerakan lifter ke ujung rocker arm.
  • Rocker Arm: Rocker arm merupakan bagian yang dipasangkan diatas kepala silinder dan didukung pada bagian tengahnya oleh poros rocker arm. Bila push rodmengangkat keatas (menekan) salah satu  rocker arm, maka akan menekan ujung batang katup dan menyebabkan katup terbuka.
13.Katup

5. SISTEM PELUMASAN

5.1.      Pelumasan pada Mesin Colt Diesel

Dalam kontruksi mesin banyak sekali terdapat bagian komponen yang bergerak, komponen tersebut seperti pistonconeccting rodcrank shaftcam shaft, katup, dan masih banyak komponen-komponen lain. Pelumasan dimaksudkan untuk mengurangi gesekan langsung antara dua bagian (komponen) yang berhubungan.

Pada mesin Colt Diesel ini, minyak pelumas dipompakan oleh oil pump. Tipe oil pump yang digunakan adalah tipe gear. Selain sebagai bahan untuk pelumasan, minyak pelumas mempunyai fungsi-fungsi lain yaitu :

  • Mengurangi panas dengan cara mengambil panas dari komponen-komponen mesin yang dilaluinya dan mengusahakan gesekan sekecil mungkin.
  • Mengeluarkan (mengambil) kotoran-kotoran yang terdapat pada komponen-komponen mesin yang dilaluinya sehingga dapat mencegah proses korosi.

5.2. Komponen-komponen utama Sistem Pelumasan

5.2.1. Oil Pump

Oil pump menghisap oli dari crankcase dan menyalurkan keseluruh komponen mesin. Oil filter dipasangkan pada lubang  masuk pompa oli (oil pump inlet) untuk menyaring kotoran-kotoran. Pada Colt Diesel untuk engine 4D31 dan 4D34 oil pump digerakkan oleh camshaft skew gear. Sedangkan untuk engine 4D33 oil pumpdigerakkan oleh camshaft gearOil pump yang digunakan adalah model roda gigi. Pada model ini, terdapat dua buah roda gigi yang berkaitan. Bila salah satu roda gigi berputar, maka roda gigi lain akan ikut berputar berlawanan arah. Oleh karena itu, oli yang terdapat diantara celah-celah dua buah roda gigi didesak dari lubang masuk kelubang buang.

Oil pump jenis ini sangat sederhana tetapi dapat bekerja dengan baik. Oil pump digerakkan oleh putaran crankshaft melalui crankshaft gear yang putarannya berlawanan arah dengan putaran oil pump gear. Apabila tekanan oli meningkat menjadi lebih tinggi dari tekanan standar, oli akan dikembalikan ke oil pump oleh kerjarelief valve. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan pada sistem pelumasan oleh karena tekanan yang berlebihan. Relief valve dipasang pada oil pump.

14.Oil_Pump
15.Oil_Pump

5.2.2. Oil Cooler

Oil cooler adalah alat yang digunakan untuk merubah panas antara coolant dan oli yang bertekanan. Oil cooler mempunyai sebuah bypass valve.

16.Oil_Cooler

17.Oil_Cooler

Bypass valve akan bekerja apabila kekentalan oli tinggi atau saat oil cooler element tersumbat. Hal tersebut akan menyebabkan tahanan aliran menjadi tinggi, sehingga bypass valve akan terbuka agar oli kembali secara langsung ke oil filter element tanpa melalui oil cooler.

18.Bypass_Valve

Regulator valve akan bekerja bila tekanan oli pada main oil gallery menjadi lebih tinggi dari nilai standar. Regulator valve akan membuka agar oli kembali ke oil pan. Dengan demikian tekanan oli akan kembali standar.

19.Regulator_Valve

5.2.3. Oil Filter

Dalam jangka waktu tertentu, oli akan kotor. Hal ini di sebabkan adanya partikel-partikel logam, kotoran dari udara, karbon serta bahan-bahan lain yang masuk ke dalam oli. Bagian-bagian berat akan mengendap, sedangkan bagian-bagian yang ringan akan ikut terbawa melumasi mesin yang akan memperbesar keausan dan kemungkinan panas yang berlebihan (over heating)

Pada oil pump cover terdapat sebuah relief valve yang berfungsi mengembalikan oli ke oil pan apabila tekanan melebihi nilai standar. Hal ini di lakukan untuk menghindari overload pada sistem pelumasan.

20.Oil_Filter

5.3. Beberapa Pelumasan pada Komponen-komponen Mesin

Komponen-komponen mesin yang saling berhubungan perlu dilumasi untuk memperkecil keausan serta menghindari korosi, sehingga umur pemakaian mesin akan lebih panjang dan menjadikan kinerja mesin lebih baik lagi.

5.3.1. Pelumasan pada Conecting RodPiston dan Main Bearing

Pada pelumasan ini, terdapat lubang oli yang menghubungkan main oil gallery ke setiap bearing. Oli mengalir masuk melalui lubang oli yang terdapat padacrankshaft untuk melumasi connecting rod bearing kemudian masuk melalui lubang yang terdapat pada connecting rod untuk melumasi connecting rod small end bushing. Oli disemprotkan dari oil jet yang terdapat pada connecting rod small end untuk melumasi piston.

21.Pelumasan

22.Pelumasan

 

5.3.2. Pelumasan pada Camshaft dan Mekanisme katup

Camshaft bushing dilumasi oleh oli yang mengalir melalui saluran main oil gallery ke setiap bushing. Pada bagian ujung depan camshaft journal terdapat lubang oli yang menyalurkan oli untuk melumasi camshaft gear dan mekanisme katup. Oli masuk ke rocker shaft braket bagian depan, kemudian masuk ke rocker shaft dan melumasi setiap rocker bushing. Pada saat yang sama, oli memancar dari lubang yang terdapat pada bagian atas rocker arm untuk melumasi permukaan atas dimana terdapat valve cam dan valve stem. Oli masuk ke lubang push rod pada cyclinder head dan crankshaft untuk melumasi cam sebelum kembali ke oil pan.

23.Pelumasan

24.Pelumasan

5.3.3. Pelumasan Timming Gear

Oli yang melewati main oil gallery mengalir melalui bagian dalam camshaft dan idler shaft, untuk melumasi setiap gear selama berputar. Pada bagian dalam timming gear case terdapat oil jet yang secara otomatis memberikan tekanan pelumasan secara konstan. Pada idler gearshaft dilengkapi oil jet untuk pelumasan auto timmer.

Oil jet dipasang pada bagian bawah komponen main oil gallery pada setiap silinder dan mendinginkan piston dengan menyemprotkan oli kearah bagian dalampistonOil jet dipasang dengan check valve yang membuka dan menutup berdasarkan tekanan yang ditentukan. Check valve menutup pada putaran rendah, hal ini dilakukan untuk mencegah meningkatnya tekanan volume oli pada komponen sistem pelumasan.

25.Pelumasan

Dasar Mesin Diesel

29012010

Siklus Dasar Mesin Diesel

Sebuah mesin diesel adalah jenis mesin termal yang menggunakan proses pembakaran internal (internal combustion engine) untuk mengubah energi yang tersimpan dalam ikatan kimia dari bahan bakar menjadi energi mekanik berdaya guna.

Ini terjadi dalam dua langkah:
Pertama, bahan bakar akan bereaksi secara kimia atau pembakaran dan melepaskan energi dalam bentuk panas.
Kedua panas menyebabkan gas yang terperangkap dalam silinder memuai dan pemuaian gas dibatasi oleh silinder menyebabkan piston bergerak memperluas ruang silinder.

Gerakan bolak-balik (reciprocating) piston ini kemudian diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft, kruk as). Untuk mengkonversi energi kimia bahan bakar menjadi energi mekanik berdaya guna semua pembakaran internal mesin harus melalui empat kegiatan: isap, kompresi, usaha dan buang. Bagaimana peristiwa tersebut dihitung dan bagaimana mereka terjadi membedakan berbagai jenis mesin.

Semua mesin diesel masuk ke dalam salah satu dari dua kategori, mesin siklus dua langkah atau 2 tak atau mesin siklus empat langka atau 4 tak. Siklus mengacu pada setiap operasi atau rangkaian kejadian yang berulang. Dalam kasus mesin 4 tak, mesin memerlukan empat langkah piston (isap, kompresi, usaha dan buang) untuk menyelesaikan satu siklus penuh. Oleh karena itu, diperlukan dua putaran dari poros engkol atau 720° dari rotasi poros engkol (360° x 2) untuk menyelesaikan satu siklus. Dalam mesin 2 tak peristiwa isap, kompresi, usaha dan buang terjadi dalam satu putaran poros engkol atau 360°.

Timing

Dalam pembahasan berikut dari siklus diesel adalah penting untuk mengingat kerangka waktu di mana setiap tingkah laku yang diperlukan terjadi. Waktu yang diperlukan untuk gerak pembuangan gas sisa keluar dari silinder dan udara segar ke dalam silinder, kompres udara, menginjeksikan bahan bakar dan untuk membakar bahan bakar.

Jika mesin diesel 4 tak berjalan konstan pada 1.500 putaran per menit (rpm), poros mesin akan berputar 25 putaran tiap detik atau 9.000 derajat per detik. Satu langkah selesai dalam waktu sekitar 0,02 detik.

 

rocker arm

Siklus 4 Langkah

Dalam mesin 4 tak, camshaft (noken as) disesuaikan sehingga kecepatan putarnya hanya setengah dari kecepatan putar poros engkol atau 1 putaran camshaft berbanding 2 putaran crankshaft. Ini artinya bahwa poros engkol harus membuat dua putaran lengkap sebelum noken as menyelesaikan satu putaran.

Bagian berikut akan menggambarkan empat langkah, mesin diesel memiliki katup isap dan katup buang dengan 3.5 inchi boring dan 4 inchi langkah dengan rasio kompresi 16:1, saat melewati satu siklus. Kita akan mulai pada langkah isap. Semua tanda waktu yang diberikan adalah secara umum dan akan bervariasi dari mesin ke mesin.

Isap (Intake)

intakeKetika piston bergerak ke atas mendekati 28° sebelum TMA yang diukur dengan perputaran poros engkol (crankshaft), cuping (nok) camshaft mulai mengangkat cam follower. Hal ini menyebabkan batang pendorong (pushrod) bergerak keatas dan mendorong sumbu pengungkit pelatuk (rockrer arm), pelatuk kemudian mendorong katup isap (intake valve) ke bawah dan katup (valve,klep) mulai terbuka. Langkah isap kini mulai sementara katup buang masih terbuka. Aliran gas buang membuat kondisi tekanan rendah di dalam silinder dan akan membantu menarik muatan udara segar masuk kedalam silinder seperti yang ditunjukkan pada Gbr. 1.

Piston melanjutkan perjalanan ke atas sampai TMA, sementara udara segar masuk dan gas buang keluar. Sekitar 12° setelah TMA, cuping pembuangan camshaft berputar sehingga katup buang akan mulai menutup. Katup akan sepenuhnya ditutup sekitar 23° setelah TMA. Hal ini dicapai berkat pegas katup yang tertekan ketika katup dibuka, memaksa rocker arm dan cam follower kembali lagi sesuai dengan perputaran cuping camshaft. Dalam kerangka waktu selama kedua katup isap dan katup buang terbuka disebut katup saling tumpang tindih atau valve overlap (dalam contoh ini 51° overlap) dan digunakan untuk memungkinkan udara segar membantu memindahkan gas buang keluar dan mendinginkan silinder atau pembilasan. Pada kebanyakan mesin, 30 sampai 50 kali volume silinder, udara pembilasan melalui silinder selama overlap.

Udara segar yang kelebihan ini juga memberikan efek pendinginan yang diperlukan pada bagian-bagian mesin. Ketika piston melewati TMA dan mulai melakukan perjalanan menuruni lubang silinder, gerakan piston ini membuat sebuah langkah pengisapan dan terus menarik udara segar masuk ke dalam silinder.

Kompresi (Compression)

compressionPada 35° setelah titik mati bawah (TMB), katup isap mulai tertutup. Pada 43° setelah TMB atau 137° sebelum TMA, katup isap intake pada kedudukannya dan sepenuhnya tertutup. Di titik ini muatan udara pada tekanan normal sekitar 14,7 psi atm dan suhu udara ambien berkisar ~80°F, seperti diperlihatkan pada Gbr.2 Sekitar 70° sebelum TMA, piston telah menempuh perjalanan sekitar 2,125 inchi atau sekitar setengah dari ruang langkah kerja silinder, sehingga mengurangi setengah volume silinder. Suhu dua kali lipatnya menjadi berkisar ~160°F dan tekanan sekitar ~34 psi atm.

Sekitar 43° sebelum TMA piston telah melakukan perjalanan 3,062 inchi keatas dan volume sekali lagi dibagi dua. Akibatnya, suhu naik dua kali lipat menjadi sekitar ~320°F dan tekanan ~85 psi atm. Ketika piston telah mencapai 3,530 inchi dari ruang langkah kerja silinder, volume silinder dibagi dua lagi dan suhu mencapai sekitar 640°F dan tekanan 277 psi atm. Ketika piston telah mencapai 3,757 inci dari ruang langkah kerja silinder, volume dibagi dua dan suhu meningkat sampai 1280°F dan tekanan mencapai 742 psi atm. Dengan luas piston 9,616 inchi kuadrat maka tekanan dalam silinder mengerahkan kekuatan sekitar 7.135 lb atau 3,5 ton gaya tekan.

Hitungan di atas untuk mesin ideal dan memberikan contoh yang baik dari apa yang terjadi di dalam mesin selama kompresi. Dalam sebuah mesin yang sebenarnya, tekanan hanya mencapai sekitar 690 psi atm. Hal ini terutama disebabkan hilangnya panas ke bagian mesin sekitarnya.

Injeksi bahan bakar (Fuel Injection)

injectionBahan bakar dalam keadaan cair diinjeksikan ke dalam silinder pada waktu dan perkiraan yang tepat untuk memastikan bahwa tekanan pembakaran pada piston di paksa tidak terlalu dini atau terlalu terlambat, seperti yang ditunjukkan pada Gbr.3. Bahan bakar memasuki silinder dimana panas udara yang dimampatkan telah ada, namun bahan bakar hanya akan terbakar ketika berada dalam keadaan menguap, hal tersebut tercapai melalui penambahan panas dan dicampur dengan pasokan oksigen. Tetesan menit pertama pemasukan bahan bakar ke ruang bakar dengan cepat menguap. Penguapan dari bahan bakar menyebabkan udara disekitar bahan bakar mengalami pendinginan sehingga udara membutuhkan waktu untuk mendapatkan panas yang cukup untuk menyalakan menguapan bahan bakar. Injeksi bahan bakar dimulai pada 28° sebelum TMA dan berakhir pada 3° setelah TMA, karena itu bahan bakar diinjeksikan untuk durasi dari 31°.

Usaha (Power)

powerKedua katup tertutup dan muatan udara segar telah dikompresi. Bahan bakar telah disuntikkan dan mulai terbakar. Setelah piston melewati TMA, panas dengan cepat dihasilkan oleh penyalaan dari bahan bakar dan menyebabkan peningkatan tekanan pada silinder. Suhu pembakaran sekitar 2.336°C. Kenaikan gaya tekan pada piston ke bawah meningkatkan gaya puntir pada poros engkol pada langkah usaha, sebagaimana diilustrasikan pada Gbr.4. Energi yang dihasilkan oleh proses pembakaran tidak semua dimanfaatkan. Dalam mesin diesel 2 tak, hanya sekitar 38% dari daya yang dihasilkan dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan, sekitar 30% terbuang dalam bentuk panas dibuang melalui sistem pendingin dan sekitar 32% dalam bentuk panas ditolak keluar melalui knalpot. Sebagai perbandingan, mesin diesel 4 tak memiliki distribusi termal dari 42% dikonversi menjadi kerja yang berdaya guna, 28% panas yang dibuang melalui sistem pendinginan dan 30% panas yang dibuang keluar melalai knalpot.

Pembuangan (Exhaust)

exhaustSeraya piston mendekati 48° sebelum TMB, cuping cam pembuangan mulai memaksa cam follower keatas, menyebabkan katup buang tertekan dari kedudukannya. Seperti yang ditunjukkan pada Gbr.5, gas buang mulai mengalir keluar dari katup buang akibat tekanan silinder dan masuk ke dalam manifold pembuangan. Setelah melalui TMB, piston bergerak ke atas dan mengalami percepatan sampai kecepatan maksimum pada 63° sebelum TMA. Dari titik ini piston mengalami perlambatan. Selama kecepatan piston melambat, kecepatan gas yang mengalir keluar silinder membuat tekanan sedikit lebih rendah daripada tekanan atmosfer. Pada 28° sebelum TMA, katup isap intake terbuka dan siklus dimulai lagi.

 

Catatan:
Dan untuk mesin multi silinder memiliki urutan pembakaran (firing order) untuk menjaga keseimbangan mesin dan mencegah agar crank shaft tidak terpuntir hingga bengkok atau patah yang dapat mengakibatkan mesin menjadi macet dan silinder pecah,…

CHORD GITAR

Chord ST12 Jangan pernah berubah

[intro] Dm Gm 2X

Dm                       Am
kubiarkan waktu teruslah berputar..
Gm                      Dm
mencintai kamu penuh rasa sabar..
F                         Gm
meski sakit hati ini kau tinggalkan..
A
ku ikhlas tuk bertahan..

Dm                   Am
cinta ku padamu begitu besar..
Gm                          Dm
namun kau tak pernah bisa merasakan..
F                            Gm
malah kini kau ucapkan selamat tinggal..
A
membuat keresahan..

[bridge]
Bb        C        F-Em-Dm-C
meninggalkan ku tanpa perasaan..
A                      Dm
hingga ku jatuhkan airmata..
Am                Dm
kekecewaanku sungguh tak berarah…
Gm        A        Dm
biarkan ku harus bertahan..

[chorus]
Dm                 Bb     C       F
jangan pernah kau coba untuk berubah..
Gm         A       Dm
tak relakan yang indah, hilanglah sudah..  2X

[interlude] Bb Gm F A
Bb Gm A

Back to Bridge

Dm                 Bb     C       F
jangan pernah kau coba untuk berubah..
Gm         A       Dm
tak relakan yang indah, hilanglah sudah..  2X

Dm                 Bb     C       F
jangan pernah kau coba untuk berubah..
Gm         A      Dm
ku relakan yang indah, Dalam hatinya..

Chord Naff Terendap laraku

[intro] F C 2x

F              C
resah jiwaku menanti
F                     C
mengingat semua yg terlewati
Em          Am
saat kau masih ada disisi
F                 G
mendekapku dalam hangatnya cintamu

F                    C
lambat sang waktu berganti
F                  C
endapkan laraku di sini
Em               Am
coba tuk lupakan bayangan dirimu
F                    G
yang selalu saja memaksa tuk merindumu

F           C
sekian lama aku mencoba
Em                Am
menepikan diriku diredupnya hatiku
F                  C
letih menahan perih yang kurasakan
Em               Am
walau ku tahu ku masih mendambamu

[int] F C Em Am 2x

F              C
lihatlah aku disini
Em                   Am
melawan getirnya takdirku sendiri
F        C              G
tanpamu aku lemah dan tiada berarti

PERCAKAPAN DALAM BAHASA JEPANG

BERCAKAP BAHASA JEPANG

Beberapa Percakapan Dalam Bahasa Jepang :

A. Perkenalan
-.Watashi wa Rita desu.
saya adalah Rita(bisa juga di gunakan Watahi no Namae wa Rita desu = Nama Saya adalah Rita)

-.Anata wa Dare desu ka.
Kamu siapa?(bisa juga Anata no Namae wa dare desuka = Nama Kamu siapa? )

-.Atashi wa Jakarta Ni Sunde Imasu
Saya tinggal di Jakarta.

-.Atashi wa Gakusei desu.
Saya seorang pelajar.

-.Atashi wa Daigakusei desu.
Saya seorang mahasiswa.

-.Atashi wa Indonesia jin desu.
Saya Orang indonesia.

-.Anata wa Nan no jin desu ka
Kamu orang mana?

-.Watashi Tachi wa shimbunkisha desu.
Kami adalah wartawan.

-.Anata wa Sakura san desuka
Apakah anda Nona Sakura?
-.Hai, Sou desu.
Ya,betul.

-.Suzuki san wa Donata desu ka
Suzuki wa Watashi desu.

-.Yoshida san wa keikan desu.
Tuan Yoshida adalah seorang polisi.

* Untuk menggabung kan dua kata Benda atau Kalimat desu yang pertama bisa di ganti dengan De. Misal nya:
-Watashi wa Dody desu.
-Watashi wa indonesia jin desu.
Bila menggunakan Penghubung de akan menjadi :
-Atashi wa Dody de,Indonesia jin desu.

-Sony san wa otoko de ginkouin desu.
Dody seorang laki laki,pegawai bank.

-Watashi tachi wa sensei de,anata tachi wa seito desu.
Kami adalah guru,kalian adalah murid.

Kosakata;
-Watashi :saya
-Watashi tachi:Kami,Kita
-Anata Tachi :Kalian
-Dare/donata :Siapa
-gakusei/seito:Murid,pelajar
-daigakusei :Mahasiswa
-Jin :Orang
-shimbunkisha :Wartawan
-san :Nona,Tuan,Sdra,sdri,nyonya. (kalau untuk hitungan san berarti 3)
-Keikan :Polisi
-Namae :Nama
-Otoko :Laki Laki
-Ginkouin :Pegawai Bank
-sensei :guru
-sunde imasu :Tinggal,Bermukim
-Hai :Ya
-Iie :Tidak,Bukan
-Nihon :Jepang

B.Bentuk Negatif.
Bentuk Negatif adalah sanggahan dari bentuk Positif(Desu).

-.Anata wa sensei desu ka?
apakah anda guru?
Iie,watahi wa sensei dewa arimasen./ja arimasen.
Bukan,saya bukan guru.

-.Anohito wa Nihon – jin desu ka
Apakah dia orang Jeoang?
-Iie,So dewa Arimasen/Ja Arimasen.Anohito wa Indoneshia jin desu.
Bukan,Dia orang indonesia.

-.Anata wa Fuji san desu ka
apakah anda tuan Fuji?
-Iie,Atashi wa Fuji san dewa arimasen/Ja arimasen.
Tidak,Saya bukan tuan Fuji.

Berikut kata sapaan dalam bahasa jepang:

1.Ohayou Gozaimasu
Selamat Pagi
Ohayou gozaimasu(Bahasa sopan) Ohayo atau Oha (Bahasa Gaul^^)

2.Konnichiwa
Selamat siang/bisa juga di gunakan untuk Selamat Sore

3.Konbanwa
Selamat Malam

4.Oyasuminasai
Selamat Tidur

5.Sayounara
Selamat Tinggal

6.Irasshaimase
Selamat Datang

7.Tadaima
Saya Pulang(Kebiasaan orang jepang kalo nyampe rumah ^^)

8.Okaerinasai
Selamat Datang(Balasan dari Tadaima)

9.Moshi Moshi
Halo (Biasa digunakan saat nelfon)

10.Hajimemashite
Perkenalkan

11.Yoroshiku Onegai Shimasu
Mohon Bimbingan nya

12.Benkyo shimasho
Mari Belajar

13.Itadakimasu
Mari Makan (Juga kebiasaan orang orang Jepang ^^)

14.Arigatou Gozaimasu
Terima Kasih (Domo Arigatou Gozaimasu = Terima Banyak)

15.Do Itashimashite
Terima Kasih Kembali

Teks ini akan dicetak tebal==== Sapaan ==== T: konnichiwa = Selamat sore

J: konnichiwa = Selamat sore (juga)

Cara lucu untuk mengingat:

  • ingat aja sandal merek “konnichiwa” atau konnchi uwa (kunci uwak mane..?)

kalo makelar: (komisi nya wak)

Menanyakan keadaan

T: O genki desu ka = Bagaimana keadaan Anda? Sehat?

J: Okage samade = Alhamdulillah (saya sehat) /genki desu «saya baik»

  • orang yg suka samede (semedi) badannya sehat

J: Chotto guai ga warui desu = Aduh, kurang sehat nih

J: Amari genki dewa arimasen = Tidak begitu sehat nih (agak formal, pake dewa)

J: Amari genki ja arimasen = Tidak begitu sehat nih (nggak formal, pake ja)

J: genki ja nai desu = Ngga sehat nih (nggak formal, pake ja nai)

T: Daijobu desu ka? = Lo baek-baek aja?/ Are you OK?

J: Hai, Daijobu desu = Ya, baek-baek aja / OK

J: iiE, Daijobu ja nai = Engga, ngga baek-baek aja / not ok

genki = sehat

Cara lucu untuk mengingat:

  • anggota genk badannya pasti sehat-sehat karena baru saja ketabraak mobil,mobilnya aja hancur berkeping-keping bagaimana dia,pasti sehat ha…ha…ha…:)

amari = tidak begitu?(orang jawa bilang mari=sembuh jadi amari=tidak sembuh/tidak sehat)

T: Mokarimakka? = Bisnis gimana?(bagaimana nyari duit?),frase ini dari Kansai/Osaka )

J: Bochi-bochi denna (Yah sedang OK lah/ baru akan mulai baik)

Cara lucu mengingat:

  • Mokka loe Makan, ada duit kaga?

<gallery> Teks ini tidak akan diformat </gallery>

Bentuk Negatif

 dewa arimasen (untuk formal)

 ja arimasen (yang nggak formal)

ja nai (lebih nggak formal, menyatakan “Engga”)

Contoh:

nihon jin ja arimasen = bukan orang jepang deh, (kalo diurut kata per kata: jepang orang bukan deh)Cara mengingatnya : orang NIHON dibilang anJINg aJA, tapi si ARI MAlah SENang

genki ja arimasen = tidak sehat deh, (kalo diurut kata per kata: sehat tidak deh)Cara mengingatnya : GENg Kamu aJA selalu bersama, masA RI kamu MAlah SENdirian

 Mingguan

___ shuu = ___ minggu

  • senshuu = minggu yang lalu
  • konshuu = minggu ini
  • raishuu = minggu depan
  • saraishuu = dua minggu lagi

eki:stasiun kereta api

Memperkenalkan diri

jikushoo kai = perkenalan pertama

Hajimemashite, watashi wa Abd Shomad desu, Fujitsu no shaain desu, dozo yoroshiku onengaishimasu.

Perkenalkan, saya adalah Abd Shomad dong, Fujitsu punya karyawan dong, monggo dipersilahkan.

Memperkenalkan orang lain

Gooshokai=memperkenalkan

  • kochira wa = ini adalah
  • sochira wa = itu adalah
  • achira wa = itu (jauh) adalah

Contoh:

  • kochira wa Abd Shomad-san desu = ini adalah Abd Shomad deh
  • sochira wa Ian-san desu = yang itu adalah Ian deh
  • achira wa Eriza-san desu = yang (jauh) itu adalah Eriza deh

Catatan: Untuk menyebutkan nama orang lain(yang bukan anak ingusan) biasanya ditambahkan “san”. Tetapi tidak dengan nama sendiri.

Kepemilikan

Untuk menyatakan kepemilikan, gunakan no setelah kata benda.

Contoh:

  • Fujitsu no ___ = Fujitsu punya, Fujitsu no shaain desu = Fujitsu punya karyawan dong (karyawannya Fujitsu)
  • RSCM no ___ = RSCM punya, RSCM no ishaa desu = RSCM punya dokter dong (dokternya RSCM)
  • Lippo ginko no ___ = Bank Lippo punya, Lippo ginko no shachoo desu = Lippo bank punya direktur dong (direkturnya Lippo Bank)

Cara nggak lucu untuk mengingat:

  • Aji no moto = Aji punya moto

Aji = rasa Moto = asal (asli) AjiNoMoto = asalnya rasa, rasanya asli (enak deh :)

  • dengan logat betawi: no.. punye die no

Mengajukan pertanyaan

T: Sumimasen, anata wa Fuji Film no shaain desu ka? = permisi, Apakah Anda karyawan Fuji Film? (kalau diartikan kata per kata: permisi, Anda adalah Fuji Film punya karyawan dong kan?

Jawaban

Jawaban positif (yang membenarkan)

J: So desu = ya, begitulah

Jawaban negatif (mem-bukan-kan)

J: So ja arimasen = bukan, bukan begitu

Contoh lain:

  • Jawa jin ja arimasen = bukan orang Jawa
  • Bataku jin ja arimasen = bukan orang Batak
Jawaban yang lengkap

J: Iie, watashi wa Fuji Film no shaain ja arimasen, watashi wa Fujitsu no shaain desu = Bukan, saya bukan karyawan Fuji Film, Saya adalah karyawan Fujitsu.

Pekerjaan

Untuk menyatakan pekerjaan, tinggal ditambahkan di belakangnya dengan “___in

Contoh:

  • ginko = bank, ginko-in = pegawai bank
  • taishikan = kedutaan, taishikan-in = pegawai kedutaan
  • kaishaa = perusahaan, shaa-in (tanpa kai di depannya) = pegawai perusahaan

Cara ingat gampang: untuk pekerjaan tambahin aja.

yuuuu

Ogenki desu ka ? お元気です

Ogenki desu ka ? お元気ですか

Ogenki desu ka berarti “apa khabar?”

ungkapan ini diucapkan ketika seseorang bertemu dengan yang lainnya..

kalu di Indonesia ketika seseorang bertemu dengan yang lain mungkin mengatakan “hai”,”hallo”,”apa khabar”. O genki desu ka dapat diartikan sapaan semacam itu.

dan biasanya kita menjawab “genki desu ” 元気です!

percakapan

Tanaka san : Matsuya san, O genki desu ka?

matsuya san , apa khabar ?

Matsuya san : Hai, okagesamade genki desu.

hallo, terima kasih atas perhatiannya, saya baik

anata wa O genki desu ka?

anda sendiri apa khabar?

Tanaka san : watashi mo genki desu.

saya juga baik.

okagesamade dapat berarti : “terima kasih telah bertanya”,

okagesamade genki desu dapat juga diartikan “terima kasih telah bertanya,berkat doa anda saya baik”.

bentuk sangat sopan (formal) dari ogenki desu ka? adalah :

Ogenki de irasshaimasu ka.

お元気でいらっしゃいますか。

Perkenalan :

はじめまして = hajimemashite , = perkenalkan ,…

Ungkapan ini lazim digunakan saat perkenalan (bertemu pertama kali)dengan seseorang.

はじめまして,どうぞよろしくお願いします= Hajimemashite, douzo yoroshiku onegaishimasu.

Bentuk lebih sopannya adalah : hajimemashite, douzo yoroshiku onegaishimasu. Ini dapat diartikan sebagai “senang berkenalan dengan anda”

どうぞよろしくお願いします= Yoroshiku onegaishimasu

Yorushiku onegaishimasu atau onegaishimasu biasanya digunakan ketika kita ingin meminta bantuan dari orang lain (meminta orang lain melakukan sesuatu untuk kita)

Penggunaan ‘douzo’ dalam ‘douzo yoroshiku onegaishimasu’ sebagai bentuk penghormatan yang lebih sopan lagi.

Bila diartikan satu persatu :

douzo berarti ‘silahkan’

yoroshiku berarti ‘dengan baik’ -> dari kata yoroshii (bentuk sopan dari yoi =baik)

おあいできてうれしいですOai dekite ureshii desu = senang berjumpa dengan anda

Kita juga dapat mengucapkan ‘oai dekite ureshii desu’ .ketika bertemu dengan seseorang.

Beberapa salam :

おはよう= ohayou = selamat pagi

こんにちは=konnichiwa =selamat siang

今晩は=konbanwa = selamat malam

お休みなさい=oyasuminasai =selamat tidur

Mengakhiri perjumpaan dengan seseorang :

さようなら = sayounara = selamat tinggal

じゃね / またね!= jaa ne / mata ne = jumpa lagi

また会いましょう!= mata aimashou = sampai bertemu lagi

バイバイ= bye-bye

Beberapa Kalimat Sapaan dalam Bahasa Jepang

Note:
Bentuk-bentuk yang diberikan di sini adalah ucapan yang bertendensi sopan pada lawan bicara. Jadi, di sini Anda akan lebih sering menemukan partikel“desu”
 (bukannya “da”). Ini juga akan diwakili dengan pemberian akhiran -masu pada berbagai kata kerja, berbeda dengan berbagai bentuk dasar yang sudah dicontohkan di dua post sebelumnya. ^^

Yang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan

[JAP] Ohayou / Ohayou gozaimasu
[INA] “selamat pagi”

[JAP] Konnichiwa
[INA] “selamat siang”
[JAP] Konbanwa
[INA] “selamat malam”
[JAP] Yoroshiku onegaishimasu
[INA] “mohon bimbingannya” / “mohon bantuannya”

–> (biasanya diucapkan pada saat berkenalan, atau pada saat akan mengerjakan sesuatu bersama-sama)
[JAP] O genki desu ka?
[INA] “Apakah Anda sehat?”
[JAP] O kage desu
[INA] “Saya sehat-sehat saja.”
–> (digunakan untuk menjawab “O genki desu ka?”)
[JAP] Kyou wa ii o tenki desu ne?
[INA] “Cuaca hari ini bagus, bukan?”
[JAP] Youkoso!
[INA] “Selamat datang!”
[JAP] Moshi-moshi…
[INA] “Halo…” (berbicara lewat telepon)

Yang Umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung

[JAP] Hai
[INA] “Ya”

–> (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)
[JAP] Iie
[INA] “Tidak”

–> (kebalikannya “hai”)
[JAP] Arigatou / Arigatou gozaimasu
[INA] “Terima kasih”

–> (gozaimasu di sini dipakai untuk ucapan formal, atau bisa juga menyatakan “terima kasih banyak”)
[JAP] Gomen na sai
[INA] “Mohon maaf”
[JAP] Sumimasen
[INA] “Permisi”

–> (bisa juga diterapkan untuk minta maaf seperti “gomen na sai”)
[JAP] Zannen desu
[INA] “sayang sekali” / “amat disayangkan”
[JAP] Omedetou, ne
[INA] “Selamat ya”

–> (untuk beberapa hal yang baru dicapai, e.g. kelulusan, menang lomba, dsb)
[JAP] Dame / Dame desu yo
[INA] “jangan” / “sebaiknya jangan”
[JAP] Suteki desu ne
[INA] “Bagus ya…” / “indah ya…”

–> (untuk menyatakan sesuatu yang menarik, e.g. ‘hari yang indah’)
[JAP] Sugoi! / Sugoi desu yo!
[INA] “Hebat!”
[JAP] Sou desu ka
[INA] “Jadi begitu…”

–> (menyatakan pengertian atas suatu masalah)

[JAP] Daijoubu desu / Heiki desu
[INA] “(saya) tidak apa-apa” / “(saya) baik-baik saja”

Jika Anda Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara Anda

[JAP] Chotto yukkuri itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat.”
[JAP] Mou ichido itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan sekali lagi.”
[JAP] Motto hakkiri itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan dengan lebih jelas.”

Untuk Mengakhiri Pembicaraan

[JAP] Sayonara
[INA] “Selamat tinggal”
[JAP] Mata aimashou
[INA] “Ayo bertemu lagi kapan-kapan”
[JAP] Ja, mata / mata ne
[INA] “Sampai jumpa”
[JAP] Mata ashita
[INA] “Sampai jumpa besok”

Beberapa Kalimat yang Tidak Selalu Muncul dalam Dialog, tetapi merupakan Elemen Kebudayaan Jepang

[JAP] Irasshaimase!
[INA] “Selamat datang!”

–> (kalimat ini hanya diucapkan oleh petugas toko ketika Anda berkunjung)
[JAP] Ittekimasu!
[INA] “Berangkat sekarang!”

–> (kalimat ini diucapkan ketika Anda hendak pergi meninggalkan rumah pada orang yang tetap tinggal di dalam)
[JAP] Itterasshai
[INA] “Hati-hati di jalan”

–> (diucapkan ketika seseorang hendak pergi ke luar rumah; umumnya sebagai jawaban untuk “Ittekimasu”)
[JAP] Itadakimasu
[INA] [literal] “Terima kasih atas makanannya”

–> (kalimat ini sebenarnya tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang biasanya mengucapkan kalimat ini sebagai ungkapan rasa syukur atas makanan yang dihidangkan)
[JAP] Gochisousama deshita
[INA] [literal] “perjamuan/hidangan sudah selesai”

–> (seperti “Itadakimasu”, kalimat ini juga tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang pada umumnya mengucapkan kalimat ini seusai makan)
[JAP] Kimochi ii…!
[INA] [literal] “terasa nyaman”

–> (umum diucapkan jika Anda merasakan sesuatu yang nyaman di suatu tempat. E.g. ketika Anda pergi ke gunung dan merasa bahwa udaranya bagus, kalimat ini bisa dipakai untuk mengekspresikannya. ^^ )

Beberapa contoh problematika bahasa Jepang dalam kehidupan keseharian :

 Kantor pemerintahan di kota besar umumnya menyediakan informasi TERTULIS bagi warga asing dalam 6 bahasa, yang mayoritas digunakan oleh tenaga kerja asing di Jepang, al : bahasa Spanyol, Portugis, Tagalog (untuk warga Philipina), Korea, Cina dan bahasa Inggris.

Pengertian tertulis disini betul-betul tertulis, karena jika muncul pertanyaan atas informasi yang disediakan, petugas jaga belum tentu bisa menjawabnya, satu-satunya jawaban yang paling mudah adalah dengan membawa kamus atau penterjemah.

 Kesulitan melafalkan bahasa Inggris yang banyak berakhiran huruf konsonan, membuat warga Jepang kreatif dalam membuat kata baru jika tidak ada padanannya. Umumnya mereka akan merubah suku kata bahasa menjadi beberapa bagian yang mudah diucapkan, misal :
Indonesia - Indonesiha
Inggris - Igirisu
Coca cola - Cora cora
Portugal - Porutogaru
Mc Donal - Mako Donalo
Taxi - Takushi
Beer - Biru Suku kata yang diakhiri konsonan biasanya diberi tambahan huruf hidup

 Warga Jepang yg mahir berbahasa Inggris biasanya hanya terdapat di kota-kota besar, di kota kecil sangat minim warga Jepang yang dapat berbahasa Inggris. Oleh karenanya sulit bagi warga dunia selain Jepang untuk sekedar beramah tamah.

Untuk mendapat jawaban atas pertanyaan “ what`s your name “ atau “where`s the immigration office”, mungkin hanya akan dijawab dengan sebuah senyuman.

 Hampir 90% informasi yang tersedia seperti papan petunjuk jalan, peta, route bis dan kereta, resep obat, tercetak dalam huruf Jepang (hiragana/ katana juga kanji), hanya ditempat tertentu terdapat terjemahan ke dalam bahasa Inggris.

Pastikan membawa alamat yang ditulis dalam huruf Jepang apabila bertanya kepada warga Jepang, karena umumnya mereka kesulitan membaca dalam huruf romanji (a,b,c)

 Pengucapan vokal yang panjang dan pendek membawa arti tertentu dalam sebuat kata, misal :

Yuki (salju), Yuuki (keberanian)
Tori (burung), Torii (gerbang kuil Shinto)

 Sebuah huruf kanji dapat memiliki arti lebih dari 1, begitu juga sebuah kata bisa dituliskan dalam beberapa alternative huruf, misal :

〱 : dibaca ku, yang bisa berarti sembilan, jalan atau sakit
ぶ : dibaca buta, yang berarti babi
豚 : dibaca buta, yang berarti babi
ポルコ : dibaca buta, yang berarti babi

 Bicara di telepon dengan warga Jepang? kemungkinan akan sulit untuk menangkap maksudnya, karena semua kalimat terdengar seperti kalimat tanya. Karena memang intonasi yang umumnya dipergunakan di Jepang, semua menurun di bagian akhir kalimat, entah itu untuk bertanya ataupun untuk memberi tahu….jadi memang harus dimaklumi.
Akan sangat berarti sekali jika mendapatkan operator telepon yang dapat berbahasa Inggris.

 Dalam bahasa Jepang pengucapan vocal i dan u sering kali dilemahkan (hampir tak terdengar), misal :

Shika terdengar seperti Ska
Desu terdengar seperti Des
 Untuk urusan sopan santun, mungkin Jepang akan jadi juaranya, disetiap pembicaraan, pemberitahuan dan teguran semua sangat santun. Setiap kalimat yang diucapkan sering kali diakhiri dengan penambahan kata gozaimasu, yang maksudnya adalah selamat.

Berikut ungkapan-ungkapan yang sering dipergunakan :
O hayo gozaimasu : selamat pagi
Konnichiwa : hallo / selamat siang
Konbawa / Oyasuminasai : selamat malam
Sayonara : selamat tinggal
Ogenki de : selamat jalan
Dewa, mata (ja, mata) : sampai ketemu lag
Itte rasshai / kimasu : sampai nanti
Tadaima : saya pulang / saya datang
Okaerinasai : selamat datang
Omedeto gozaimasu : selamat
Tanjobi : selamat ulang tahun
Shinen : selamat Tahun Baru
Akhimashite kekkon : selamat menikah
Ganbatte kudasai : selamat bekerja
Domo arigato gozaimasu : terima kasih banyak
Do itashimashite : sama-sama
Sumimasen : hati-hati
Itadakimasu : terima kasih
Gochisosama deshita : terima kasih (enak sekali makanannya)
Osewa ni narimashita : terima kasih atas kebaikannya
O-genki desu ka : apa kabar
Daijobu desu : ok
Narasi tadi mungkin dapat memberi gambaran mengenai problematika berbahasa Jepang, dengan berjalannya waktu dan seringnya berkomunikasi di tempat kerja atau sekolah, lambat laun akan terbiasa. “ ala bisa karena biasa ”.


BELAJAR BAHASA JEPANG

Halaman ini dikhususkan bagi anda yang berminat untuk mempelajari Bahasa Jepang dan sistem alfabet/karakter yang digunakan di Jepang (Kanji, Hiragana & Katakana).

Dalam bahasa Jepang (Nihon-go/ 日本語) digunakan 3 sistem alfabet/karakter, yaitu:

  1. Kanji, 感じ : berasal dari karakter kanji tradisional China. Biasanya untuk menulis kosa kata yang berasal dari Kanji China.
  2. Hiragana, ひらがな : merupakan sistem karakter yang dikembangkan oleh nenek moyang Jepang. Digunakan untuk menulis kosa kata Jepang.
  3. Katakana, カタカナ: merupakan sistem karakter yang dikembangkan oleh nenek moyang Jepang. Digunakan untuk menulis istilah asing atau bahasa serapan yang digunakan dalam bahasa Jepang.

Alkisah, jika Kanji berasal dari China, maka Hiragana adalah ciptaan orang Jepang yang merupakan penyederhanaan dari Kanji. Sedangkan Katakana adalah bentuk penulisan penyederhaan lagi dari Hiragana. Konon yang menciptakan Hiragana adalah wanita, yang menyebabkan bentuk Hiragana terlihat lentur dan lembut, sedangkan pencipta Katakana adalah pria, karena Katakana terlihat kaku dan tegas.

Karakter Kanji jumlahnya sangat banyak, di negeri leluhurnya, China, jumlah Kanji mencapai hampir 10.000.. deuh kebayang ya bagaimana menghafal sebanyak itu. Sementara Kanji yang digunakan di Jepang jumlahnya sekitar 6000-an. Siswa sekolah di Jepang harus bisa menghafal sekitar 2000-an Kanji sebagai syarat kelulusan-nya. Sementara Hiragana dan Katakana berjumlah ‘hanya’ 46 karakter + 25 bentuk kombinasinya.

 

Berikut gambar dari karakter Hiragana:
hiragana

Dan begini adalah cara pengucapannya:

Kumpulan Software Pelajaran Kanji-Hiragana-Katakana:

  1. Tejina 1.3 – Belajar menulis Kanji, Hiragana & Katakana
  2. Read Write Hiragana – Belajar membaca dan menulis Hiragana. Sangat bagus untuk pemula. (Versi upgrade-nya disini)
  3. Wakan – Kamus English-Japanese yang sangat bagus dan lengkap. Source: Wakan Project.

Screenshot Software:

gambar-tejinagambar-readwrite

Katakana Character:

katakana-chart

Video about learning katakana

Greetings:

Here are some simple greetings. Read through these and try to memorize them. To memorize them faster, try to use them in real life situations, without annoying others :) .

English: Good Morning
Romaji: Ohayou Gozaimasu
Hiragana: おはようございます

English: Hello / Good Day
Romaji: Konnichiwa
Hiragana: こんにちわ

English: Good Evening
Romaji: Konbanwa
Hiragana: こんばんわ

English: Nice to meet you.
Romaji: Hajimemashite
Hiragana: はじめまして

English: Sorry / Excuse Me
Romaji: Sumimasen
Hiragana: すみません

English: Thank You
Romaji: Arigatou
Hiragana: ありがとう

English: Goodbye
Romaji: Sayonara
Hiragana: さよなら

 

時間 – じかん – jikaN

秒 – びょう – byou second
分 – ぶん – fuN minute
時間 – じかん – jikaN hour
日、日- にち、ひ – nichi, hi day
週 – しゅう – shuu week

月 – つき – tsuki month
季節 – きせつ – kisetsu season
年 – とし – toshi year
世紀 – せいき – seiki century
永遠 – えいえん – eieN eternity

朝 – あさ – asa morning
昼 – ひる – hiru noon

夕方 – ゆうがた – yuugata evening
夜 – よる – yoru night
夜中  – よなか – yonaka midnight

月曜日 – げつようび – getsuyoubi Monday
火曜日 – かようび – kayoubi Tuesday
水曜日 – すいようび – suiyoubi Wednesday

木曜日 – もくようび – mokuyoubi Thursday
金曜日 – きんようび – kiNyoubi Friday
土曜日 – どようび – doyoubi Saturday
日曜日 – にちようび – nichiyoubi Sunday

1月 – いち がつ – ichi gatsu January
2月 – に がつ – ni gatsu February
3月 – さん がつ – saN gatsu March
4月 – よん がつ – yoN gatsu April
5月 – ご がつ – go gatsu May
6月 – ろく がつ – roku gatsu June

7月 – なな がつ – nana gatsu July
8月 – はち がつ – hachi gatsu August
9月 – きゅう がつ – kyuu gatsu September
10月 – じゅうがつ – jyuu gatsu October
11月 – じゅういちがつ – jyuuichi gatsu November
12月 – じゅうにがつ – jyuuni gatsu December

春 – はる – haru spring
夏 – なつ – natsu summer

秋 – あき – aki fall, autumn
冬 – ふゆ – fuyu winter

 

です
desu

Meaning
is, are,am (to be)

Examples
Watashi wa gakusei desu
I am a student

========================


mo

Meaning
too, also as well

Examples
Watashi wa nihonjin desu – I am a Japanese person
Anata mo nihonjin desu – You are Japanese,too

==========================


de

Meaning
at, in, on (place) <indicate where the event described by the verb takes place>

Examples
I eat at home
Ie de tabemasu

=====================
に/へ
ni/e

Meaning
goal of movement, to (place, etc)

Examples
Watashi wa Nihon ni ikimasu
I will go to Japan

=====================


ni

Meaning
time reference, at on in (time)

Examples
1 ji ni nemasu
I sleep at 1 o’clock

Nichiyou bi ni kyoto ni ikimasu
I will go to Kyoto on Sunday

=========================


o,wo

Meaning
indicates direct objects, object maker

Examples
Watashi wa sushi o tabemasu
I eat sushi

Watashi wa terebi o mimasu
I watch TV

========================

ませんか
masen ka

Meaning
stem +ませんか is used to invite someone to do it. Won’t you – , How about – , Wouldn’t you -

Examples
Issho ni tabemasen ka? – Won’t you eat with me?
Date (de-to) shimasen ka? – Won’t you go on a date?

====================


wa

Meaning
Topic maker, As for – , about

Examples
Kyou wa , Tokyo ni ikimasu – I will go to Tokyo, today
Watash no senmon wa nihongo desu – My major is Japanese

======================

が あります/います

ga arimasu/imasu

Meaning
There is/are (thing) – (thing) ga arimasu
There is/are(people etc) -(people etc) ga imasu

Examples
There is a thing (TV, food, book etc) – thing ga arimasu

Sensei ga imasu – there is a teacher

===========================

ましょう
mashou

Meaning
stem +ましょう – Let’s -

Examples
Nomimashou – Let’s drink
Ikimashou – Let’s go

===================

ましょう か
mashou ka

Meaning
stem +ましょうか – Shall I/ We -

Examples
Tennis shimashou ka – Shall We play teniss?
Kaimono ni ikimashou ka? – Shall We go for shopping?

======================

 

Word order: Japanese word order is fun.

English (subject)(verb)(object) Cats eat mice.

Japanese (subject)(object)(verb) (usually but not always!)

ねこはネズミをたべます。
neko wa nezumi o tabemasu.
cats – mice – eat

Another example

わたしは みせ へ いきます。
watashi wa mise e ikimasu.
I’m going to the store.

(わたしは watashi wa ) means ‘I’ (は wa) is the particle that shows the topic (more on this later)) – Ah! you know who is doing the work, but what, where, why, when??
(みせ へ mise e ) means ‘store’ with the directional particle (へ e ) – Ok! you know where! But what???
And finally (いきます ikimasu) ‘go’ – Now putting it all together, we understand.

HARI LAHIRNYA BLOG SAYA

Malam ini jam 9 malam wktu daerah makassar…aq telah membuat blog ini.. dan mencoba tuk mengisinya.. namun ternyata bukan pekerjaan yang gampang……aku hanya berharap munkin besok atau lusa aku tetap mengisi blog ini dengan baik….

 

BLOG BAGUS

1. http://jonpurba.wordpress.com/2010/01/19/koreksi-faktor-daya/

2. http://gudangilmu.org/2007/11/26/siklus-2-tak-mesin-diesel/

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.