PERCAKAPAN DALAM BAHASA JEPANG

BERCAKAP BAHASA JEPANG

Beberapa Percakapan Dalam Bahasa Jepang :

A. Perkenalan
-.Watashi wa Rita desu.
saya adalah Rita(bisa juga di gunakan Watahi no Namae wa Rita desu = Nama Saya adalah Rita)

-.Anata wa Dare desu ka.
Kamu siapa?(bisa juga Anata no Namae wa dare desuka = Nama Kamu siapa? )

-.Atashi wa Jakarta Ni Sunde Imasu
Saya tinggal di Jakarta.

-.Atashi wa Gakusei desu.
Saya seorang pelajar.

-.Atashi wa Daigakusei desu.
Saya seorang mahasiswa.

-.Atashi wa Indonesia jin desu.
Saya Orang indonesia.

-.Anata wa Nan no jin desu ka
Kamu orang mana?

-.Watashi Tachi wa shimbunkisha desu.
Kami adalah wartawan.

-.Anata wa Sakura san desuka
Apakah anda Nona Sakura?
-.Hai, Sou desu.
Ya,betul.

-.Suzuki san wa Donata desu ka
Suzuki wa Watashi desu.

-.Yoshida san wa keikan desu.
Tuan Yoshida adalah seorang polisi.

* Untuk menggabung kan dua kata Benda atau Kalimat desu yang pertama bisa di ganti dengan De. Misal nya:
-Watashi wa Dody desu.
-Watashi wa indonesia jin desu.
Bila menggunakan Penghubung de akan menjadi :
-Atashi wa Dody de,Indonesia jin desu.

-Sony san wa otoko de ginkouin desu.
Dody seorang laki laki,pegawai bank.

-Watashi tachi wa sensei de,anata tachi wa seito desu.
Kami adalah guru,kalian adalah murid.

Kosakata;
-Watashi :saya
-Watashi tachi:Kami,Kita
-Anata Tachi :Kalian
-Dare/donata :Siapa
-gakusei/seito:Murid,pelajar
-daigakusei :Mahasiswa
-Jin :Orang
-shimbunkisha :Wartawan
-san :Nona,Tuan,Sdra,sdri,nyonya. (kalau untuk hitungan san berarti 3)
-Keikan :Polisi
-Namae :Nama
-Otoko :Laki Laki
-Ginkouin :Pegawai Bank
-sensei :guru
-sunde imasu :Tinggal,Bermukim
-Hai :Ya
-Iie :Tidak,Bukan
-Nihon :Jepang

B.Bentuk Negatif.
Bentuk Negatif adalah sanggahan dari bentuk Positif(Desu).

-.Anata wa sensei desu ka?
apakah anda guru?
Iie,watahi wa sensei dewa arimasen./ja arimasen.
Bukan,saya bukan guru.

-.Anohito wa Nihon – jin desu ka
Apakah dia orang Jeoang?
-Iie,So dewa Arimasen/Ja Arimasen.Anohito wa Indoneshia jin desu.
Bukan,Dia orang indonesia.

-.Anata wa Fuji san desu ka
apakah anda tuan Fuji?
-Iie,Atashi wa Fuji san dewa arimasen/Ja arimasen.
Tidak,Saya bukan tuan Fuji.

Berikut kata sapaan dalam bahasa jepang:

1.Ohayou Gozaimasu
Selamat Pagi
Ohayou gozaimasu(Bahasa sopan) Ohayo atau Oha (Bahasa Gaul^^)

2.Konnichiwa
Selamat siang/bisa juga di gunakan untuk Selamat Sore

3.Konbanwa
Selamat Malam

4.Oyasuminasai
Selamat Tidur

5.Sayounara
Selamat Tinggal

6.Irasshaimase
Selamat Datang

7.Tadaima
Saya Pulang(Kebiasaan orang jepang kalo nyampe rumah ^^)

8.Okaerinasai
Selamat Datang(Balasan dari Tadaima)

9.Moshi Moshi
Halo (Biasa digunakan saat nelfon)

10.Hajimemashite
Perkenalkan

11.Yoroshiku Onegai Shimasu
Mohon Bimbingan nya

12.Benkyo shimasho
Mari Belajar

13.Itadakimasu
Mari Makan (Juga kebiasaan orang orang Jepang ^^)

14.Arigatou Gozaimasu
Terima Kasih (Domo Arigatou Gozaimasu = Terima Banyak)

15.Do Itashimashite
Terima Kasih Kembali

Teks ini akan dicetak tebal==== Sapaan ==== T: konnichiwa = Selamat sore

J: konnichiwa = Selamat sore (juga)

Cara lucu untuk mengingat:

  • ingat aja sandal merek “konnichiwa” atau konnchi uwa (kunci uwak mane..?)

kalo makelar: (komisi nya wak)

Menanyakan keadaan

T: O genki desu ka = Bagaimana keadaan Anda? Sehat?

J: Okage samade = Alhamdulillah (saya sehat) /genki desu «saya baik»

  • orang yg suka samede (semedi) badannya sehat

J: Chotto guai ga warui desu = Aduh, kurang sehat nih

J: Amari genki dewa arimasen = Tidak begitu sehat nih (agak formal, pake dewa)

J: Amari genki ja arimasen = Tidak begitu sehat nih (nggak formal, pake ja)

J: genki ja nai desu = Ngga sehat nih (nggak formal, pake ja nai)

T: Daijobu desu ka? = Lo baek-baek aja?/ Are you OK?

J: Hai, Daijobu desu = Ya, baek-baek aja / OK

J: iiE, Daijobu ja nai = Engga, ngga baek-baek aja / not ok

genki = sehat

Cara lucu untuk mengingat:

  • anggota genk badannya pasti sehat-sehat karena baru saja ketabraak mobil,mobilnya aja hancur berkeping-keping bagaimana dia,pasti sehat ha…ha…ha…:)

amari = tidak begitu?(orang jawa bilang mari=sembuh jadi amari=tidak sembuh/tidak sehat)

T: Mokarimakka? = Bisnis gimana?(bagaimana nyari duit?),frase ini dari Kansai/Osaka )

J: Bochi-bochi denna (Yah sedang OK lah/ baru akan mulai baik)

Cara lucu mengingat:

  • Mokka loe Makan, ada duit kaga?

<gallery> Teks ini tidak akan diformat </gallery>

Bentuk Negatif

 dewa arimasen (untuk formal)

 ja arimasen (yang nggak formal)

ja nai (lebih nggak formal, menyatakan “Engga”)

Contoh:

nihon jin ja arimasen = bukan orang jepang deh, (kalo diurut kata per kata: jepang orang bukan deh)Cara mengingatnya : orang NIHON dibilang anJINg aJA, tapi si ARI MAlah SENang

genki ja arimasen = tidak sehat deh, (kalo diurut kata per kata: sehat tidak deh)Cara mengingatnya : GENg Kamu aJA selalu bersama, masA RI kamu MAlah SENdirian

 Mingguan

___ shuu = ___ minggu

  • senshuu = minggu yang lalu
  • konshuu = minggu ini
  • raishuu = minggu depan
  • saraishuu = dua minggu lagi

eki:stasiun kereta api

Memperkenalkan diri

jikushoo kai = perkenalan pertama

Hajimemashite, watashi wa Abd Shomad desu, Fujitsu no shaain desu, dozo yoroshiku onengaishimasu.

Perkenalkan, saya adalah Abd Shomad dong, Fujitsu punya karyawan dong, monggo dipersilahkan.

Memperkenalkan orang lain

Gooshokai=memperkenalkan

  • kochira wa = ini adalah
  • sochira wa = itu adalah
  • achira wa = itu (jauh) adalah

Contoh:

  • kochira wa Abd Shomad-san desu = ini adalah Abd Shomad deh
  • sochira wa Ian-san desu = yang itu adalah Ian deh
  • achira wa Eriza-san desu = yang (jauh) itu adalah Eriza deh

Catatan: Untuk menyebutkan nama orang lain(yang bukan anak ingusan) biasanya ditambahkan “san”. Tetapi tidak dengan nama sendiri.

Kepemilikan

Untuk menyatakan kepemilikan, gunakan no setelah kata benda.

Contoh:

  • Fujitsu no ___ = Fujitsu punya, Fujitsu no shaain desu = Fujitsu punya karyawan dong (karyawannya Fujitsu)
  • RSCM no ___ = RSCM punya, RSCM no ishaa desu = RSCM punya dokter dong (dokternya RSCM)
  • Lippo ginko no ___ = Bank Lippo punya, Lippo ginko no shachoo desu = Lippo bank punya direktur dong (direkturnya Lippo Bank)

Cara nggak lucu untuk mengingat:

  • Aji no moto = Aji punya moto

Aji = rasa Moto = asal (asli) AjiNoMoto = asalnya rasa, rasanya asli (enak deh :)

  • dengan logat betawi: no.. punye die no

Mengajukan pertanyaan

T: Sumimasen, anata wa Fuji Film no shaain desu ka? = permisi, Apakah Anda karyawan Fuji Film? (kalau diartikan kata per kata: permisi, Anda adalah Fuji Film punya karyawan dong kan?

Jawaban

Jawaban positif (yang membenarkan)

J: So desu = ya, begitulah

Jawaban negatif (mem-bukan-kan)

J: So ja arimasen = bukan, bukan begitu

Contoh lain:

  • Jawa jin ja arimasen = bukan orang Jawa
  • Bataku jin ja arimasen = bukan orang Batak
Jawaban yang lengkap

J: Iie, watashi wa Fuji Film no shaain ja arimasen, watashi wa Fujitsu no shaain desu = Bukan, saya bukan karyawan Fuji Film, Saya adalah karyawan Fujitsu.

Pekerjaan

Untuk menyatakan pekerjaan, tinggal ditambahkan di belakangnya dengan “___in

Contoh:

  • ginko = bank, ginko-in = pegawai bank
  • taishikan = kedutaan, taishikan-in = pegawai kedutaan
  • kaishaa = perusahaan, shaa-in (tanpa kai di depannya) = pegawai perusahaan

Cara ingat gampang: untuk pekerjaan tambahin aja.

yuuuu

Ogenki desu ka ? お元気です

Ogenki desu ka ? お元気ですか

Ogenki desu ka berarti “apa khabar?”

ungkapan ini diucapkan ketika seseorang bertemu dengan yang lainnya..

kalu di Indonesia ketika seseorang bertemu dengan yang lain mungkin mengatakan “hai”,”hallo”,”apa khabar”. O genki desu ka dapat diartikan sapaan semacam itu.

dan biasanya kita menjawab “genki desu ” 元気です!

percakapan

Tanaka san : Matsuya san, O genki desu ka?

matsuya san , apa khabar ?

Matsuya san : Hai, okagesamade genki desu.

hallo, terima kasih atas perhatiannya, saya baik

anata wa O genki desu ka?

anda sendiri apa khabar?

Tanaka san : watashi mo genki desu.

saya juga baik.

okagesamade dapat berarti : “terima kasih telah bertanya”,

okagesamade genki desu dapat juga diartikan “terima kasih telah bertanya,berkat doa anda saya baik”.

bentuk sangat sopan (formal) dari ogenki desu ka? adalah :

Ogenki de irasshaimasu ka.

お元気でいらっしゃいますか。

Perkenalan :

はじめまして = hajimemashite , = perkenalkan ,…

Ungkapan ini lazim digunakan saat perkenalan (bertemu pertama kali)dengan seseorang.

はじめまして,どうぞよろしくお願いします= Hajimemashite, douzo yoroshiku onegaishimasu.

Bentuk lebih sopannya adalah : hajimemashite, douzo yoroshiku onegaishimasu. Ini dapat diartikan sebagai “senang berkenalan dengan anda”

どうぞよろしくお願いします= Yoroshiku onegaishimasu

Yorushiku onegaishimasu atau onegaishimasu biasanya digunakan ketika kita ingin meminta bantuan dari orang lain (meminta orang lain melakukan sesuatu untuk kita)

Penggunaan ‘douzo’ dalam ‘douzo yoroshiku onegaishimasu’ sebagai bentuk penghormatan yang lebih sopan lagi.

Bila diartikan satu persatu :

douzo berarti ‘silahkan’

yoroshiku berarti ‘dengan baik’ -> dari kata yoroshii (bentuk sopan dari yoi =baik)

おあいできてうれしいですOai dekite ureshii desu = senang berjumpa dengan anda

Kita juga dapat mengucapkan ‘oai dekite ureshii desu’ .ketika bertemu dengan seseorang.

Beberapa salam :

おはよう= ohayou = selamat pagi

こんにちは=konnichiwa =selamat siang

今晩は=konbanwa = selamat malam

お休みなさい=oyasuminasai =selamat tidur

Mengakhiri perjumpaan dengan seseorang :

さようなら = sayounara = selamat tinggal

じゃね / またね!= jaa ne / mata ne = jumpa lagi

また会いましょう!= mata aimashou = sampai bertemu lagi

バイバイ= bye-bye

Beberapa Kalimat Sapaan dalam Bahasa Jepang

Note:
Bentuk-bentuk yang diberikan di sini adalah ucapan yang bertendensi sopan pada lawan bicara. Jadi, di sini Anda akan lebih sering menemukan partikel“desu”
 (bukannya “da”). Ini juga akan diwakili dengan pemberian akhiran -masu pada berbagai kata kerja, berbeda dengan berbagai bentuk dasar yang sudah dicontohkan di dua post sebelumnya. ^^

Yang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan

[JAP] Ohayou / Ohayou gozaimasu
[INA] “selamat pagi”

[JAP] Konnichiwa
[INA] “selamat siang”
[JAP] Konbanwa
[INA] “selamat malam”
[JAP] Yoroshiku onegaishimasu
[INA] “mohon bimbingannya” / “mohon bantuannya”

–> (biasanya diucapkan pada saat berkenalan, atau pada saat akan mengerjakan sesuatu bersama-sama)
[JAP] O genki desu ka?
[INA] “Apakah Anda sehat?”
[JAP] O kage desu
[INA] “Saya sehat-sehat saja.”
–> (digunakan untuk menjawab “O genki desu ka?”)
[JAP] Kyou wa ii o tenki desu ne?
[INA] “Cuaca hari ini bagus, bukan?”
[JAP] Youkoso!
[INA] “Selamat datang!”
[JAP] Moshi-moshi…
[INA] “Halo…” (berbicara lewat telepon)

Yang Umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung

[JAP] Hai
[INA] “Ya”

–> (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)
[JAP] Iie
[INA] “Tidak”

–> (kebalikannya “hai”)
[JAP] Arigatou / Arigatou gozaimasu
[INA] “Terima kasih”

–> (gozaimasu di sini dipakai untuk ucapan formal, atau bisa juga menyatakan “terima kasih banyak”)
[JAP] Gomen na sai
[INA] “Mohon maaf”
[JAP] Sumimasen
[INA] “Permisi”

–> (bisa juga diterapkan untuk minta maaf seperti “gomen na sai”)
[JAP] Zannen desu
[INA] “sayang sekali” / “amat disayangkan”
[JAP] Omedetou, ne
[INA] “Selamat ya”

–> (untuk beberapa hal yang baru dicapai, e.g. kelulusan, menang lomba, dsb)
[JAP] Dame / Dame desu yo
[INA] “jangan” / “sebaiknya jangan”
[JAP] Suteki desu ne
[INA] “Bagus ya…” / “indah ya…”

–> (untuk menyatakan sesuatu yang menarik, e.g. ‘hari yang indah’)
[JAP] Sugoi! / Sugoi desu yo!
[INA] “Hebat!”
[JAP] Sou desu ka
[INA] “Jadi begitu…”

–> (menyatakan pengertian atas suatu masalah)

[JAP] Daijoubu desu / Heiki desu
[INA] “(saya) tidak apa-apa” / “(saya) baik-baik saja”

Jika Anda Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara Anda

[JAP] Chotto yukkuri itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat.”
[JAP] Mou ichido itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan sekali lagi.”
[JAP] Motto hakkiri itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan dengan lebih jelas.”

Untuk Mengakhiri Pembicaraan

[JAP] Sayonara
[INA] “Selamat tinggal”
[JAP] Mata aimashou
[INA] “Ayo bertemu lagi kapan-kapan”
[JAP] Ja, mata / mata ne
[INA] “Sampai jumpa”
[JAP] Mata ashita
[INA] “Sampai jumpa besok”

Beberapa Kalimat yang Tidak Selalu Muncul dalam Dialog, tetapi merupakan Elemen Kebudayaan Jepang

[JAP] Irasshaimase!
[INA] “Selamat datang!”

–> (kalimat ini hanya diucapkan oleh petugas toko ketika Anda berkunjung)
[JAP] Ittekimasu!
[INA] “Berangkat sekarang!”

–> (kalimat ini diucapkan ketika Anda hendak pergi meninggalkan rumah pada orang yang tetap tinggal di dalam)
[JAP] Itterasshai
[INA] “Hati-hati di jalan”

–> (diucapkan ketika seseorang hendak pergi ke luar rumah; umumnya sebagai jawaban untuk “Ittekimasu”)
[JAP] Itadakimasu
[INA] [literal] “Terima kasih atas makanannya”

–> (kalimat ini sebenarnya tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang biasanya mengucapkan kalimat ini sebagai ungkapan rasa syukur atas makanan yang dihidangkan)
[JAP] Gochisousama deshita
[INA] [literal] “perjamuan/hidangan sudah selesai”

–> (seperti “Itadakimasu”, kalimat ini juga tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang pada umumnya mengucapkan kalimat ini seusai makan)
[JAP] Kimochi ii…!
[INA] [literal] “terasa nyaman”

–> (umum diucapkan jika Anda merasakan sesuatu yang nyaman di suatu tempat. E.g. ketika Anda pergi ke gunung dan merasa bahwa udaranya bagus, kalimat ini bisa dipakai untuk mengekspresikannya. ^^ )

Beberapa contoh problematika bahasa Jepang dalam kehidupan keseharian :

 Kantor pemerintahan di kota besar umumnya menyediakan informasi TERTULIS bagi warga asing dalam 6 bahasa, yang mayoritas digunakan oleh tenaga kerja asing di Jepang, al : bahasa Spanyol, Portugis, Tagalog (untuk warga Philipina), Korea, Cina dan bahasa Inggris.

Pengertian tertulis disini betul-betul tertulis, karena jika muncul pertanyaan atas informasi yang disediakan, petugas jaga belum tentu bisa menjawabnya, satu-satunya jawaban yang paling mudah adalah dengan membawa kamus atau penterjemah.

 Kesulitan melafalkan bahasa Inggris yang banyak berakhiran huruf konsonan, membuat warga Jepang kreatif dalam membuat kata baru jika tidak ada padanannya. Umumnya mereka akan merubah suku kata bahasa menjadi beberapa bagian yang mudah diucapkan, misal :
Indonesia - Indonesiha
Inggris - Igirisu
Coca cola - Cora cora
Portugal - Porutogaru
Mc Donal - Mako Donalo
Taxi - Takushi
Beer - Biru Suku kata yang diakhiri konsonan biasanya diberi tambahan huruf hidup

 Warga Jepang yg mahir berbahasa Inggris biasanya hanya terdapat di kota-kota besar, di kota kecil sangat minim warga Jepang yang dapat berbahasa Inggris. Oleh karenanya sulit bagi warga dunia selain Jepang untuk sekedar beramah tamah.

Untuk mendapat jawaban atas pertanyaan “ what`s your name “ atau “where`s the immigration office”, mungkin hanya akan dijawab dengan sebuah senyuman.

 Hampir 90% informasi yang tersedia seperti papan petunjuk jalan, peta, route bis dan kereta, resep obat, tercetak dalam huruf Jepang (hiragana/ katana juga kanji), hanya ditempat tertentu terdapat terjemahan ke dalam bahasa Inggris.

Pastikan membawa alamat yang ditulis dalam huruf Jepang apabila bertanya kepada warga Jepang, karena umumnya mereka kesulitan membaca dalam huruf romanji (a,b,c)

 Pengucapan vokal yang panjang dan pendek membawa arti tertentu dalam sebuat kata, misal :

Yuki (salju), Yuuki (keberanian)
Tori (burung), Torii (gerbang kuil Shinto)

 Sebuah huruf kanji dapat memiliki arti lebih dari 1, begitu juga sebuah kata bisa dituliskan dalam beberapa alternative huruf, misal :

〱 : dibaca ku, yang bisa berarti sembilan, jalan atau sakit
ぶ : dibaca buta, yang berarti babi
豚 : dibaca buta, yang berarti babi
ポルコ : dibaca buta, yang berarti babi

 Bicara di telepon dengan warga Jepang? kemungkinan akan sulit untuk menangkap maksudnya, karena semua kalimat terdengar seperti kalimat tanya. Karena memang intonasi yang umumnya dipergunakan di Jepang, semua menurun di bagian akhir kalimat, entah itu untuk bertanya ataupun untuk memberi tahu….jadi memang harus dimaklumi.
Akan sangat berarti sekali jika mendapatkan operator telepon yang dapat berbahasa Inggris.

 Dalam bahasa Jepang pengucapan vocal i dan u sering kali dilemahkan (hampir tak terdengar), misal :

Shika terdengar seperti Ska
Desu terdengar seperti Des
 Untuk urusan sopan santun, mungkin Jepang akan jadi juaranya, disetiap pembicaraan, pemberitahuan dan teguran semua sangat santun. Setiap kalimat yang diucapkan sering kali diakhiri dengan penambahan kata gozaimasu, yang maksudnya adalah selamat.

Berikut ungkapan-ungkapan yang sering dipergunakan :
O hayo gozaimasu : selamat pagi
Konnichiwa : hallo / selamat siang
Konbawa / Oyasuminasai : selamat malam
Sayonara : selamat tinggal
Ogenki de : selamat jalan
Dewa, mata (ja, mata) : sampai ketemu lag
Itte rasshai / kimasu : sampai nanti
Tadaima : saya pulang / saya datang
Okaerinasai : selamat datang
Omedeto gozaimasu : selamat
Tanjobi : selamat ulang tahun
Shinen : selamat Tahun Baru
Akhimashite kekkon : selamat menikah
Ganbatte kudasai : selamat bekerja
Domo arigato gozaimasu : terima kasih banyak
Do itashimashite : sama-sama
Sumimasen : hati-hati
Itadakimasu : terima kasih
Gochisosama deshita : terima kasih (enak sekali makanannya)
Osewa ni narimashita : terima kasih atas kebaikannya
O-genki desu ka : apa kabar
Daijobu desu : ok
Narasi tadi mungkin dapat memberi gambaran mengenai problematika berbahasa Jepang, dengan berjalannya waktu dan seringnya berkomunikasi di tempat kerja atau sekolah, lambat laun akan terbiasa. “ ala bisa karena biasa ”.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: